Berita

TNI AU Akan Bangun Radar Hanud di Perbatasan Kalimantan Utara

Dibaca: 25 Oleh 16 Sep 2014Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Komandan Pangkalan TNI AU Tarakan Letkol Pnb Tiopan Hutapea, S.Sos menerima kunjungan Koorsahli Kasau Marsekal Muda TNI Sunarwondo dalam rangka kunjungan kerja survei area penempatan radar pada Senin 15 September 2014 bertempat di Bandara Juwata Tarakan.

Kunjungan Koorsahli Kasau Marsda TNI Sunarwondo beserta rombongan diantaranya Asops Kasau Marsda TNI Sudipo Handoyo, Aspam Kasau Marsda TNI Zulhasmi, Kadiskumau Marsma TNI Adis Banjere, Kadisbangopsau Marsma TNI Agus Hariyadi, Kadisfaskonau Marsma TNI Mukhtar Lufthi, Wadan Korpaskhasau Marsma TNI Seto, Pangkosekhanudnas II Kolonel Pnb Tatang H., Kolonel Pnb Hari Nursanto, Kolonel Pnb Jorry K, Letkol Pnb Nurdin, Letkol Pnb Adian, Letkol Pnb Bambang Widarto, Letkol Pnb Eko Sujatmiko, Letkol Sus Asep, Mayor Psk Anang dan Letda Psk Arista. Kunjungan kerja ini merupakan rangkaian survei area penempatan radar pertahanan udara (Hanud) TNI Angkatan Udara di Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara.

Rombongan tiba di Bandara Juwata Tarakan di terima oleh Danlanud Tarakan Letkol Pnb Tiopan Hutapea, S.Sos, Sekda Kota Tarakan Dr. Khoirul Andi, Dansatrad 225 Tarakan Mayor Lek Afdjo Herman beserta Komandan satuan TNI/Polri kota Tarakan beserta FKPD kota Tarakan. Sesaat setelah rombongan Panglima TNI tiba di bandara Juwata Tarakan, selanjutnya rombongan melanjutkan penerbangan menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara CN-295 A-2905 menuju Bandara Kota Nunukan yang ditempuh perjalanan selama 20 menit.

Baca juga:  Lanud Abd Saleh Adakan Pameran Dirgantara di Museum Angkut

Di Bandara Nunukan rombongan diterima langsung Wakil Bupati Nunukan Hj Asmah Gani, Sekda Kab. Nunukan Bapak Tomy Harun, Kapolres Nunukan Akbp Robert dan Dandim 0911 Nunukan Letkol Inf Putra Widiastawa.

Dalam pernyataannya Koorsahli Kasau Marsda TNI Sunarwondo mengatakan “TNI Angkatan Udara akan membantu warga di perbatasan agar tidak terjadi pelanggaran wilayah udara khususnya warga Kalimantan Utara dari berbagai penerbangan gelap/black flight khususnya dari negara tetangga”.

Lebih lanjut beliau mengatakan”pemasangan alat utama sistem senjata atau Alutsista Radar TNI Angkatan Udara ini diharapkan dapat mendeteksi dan menekan langsung pelanggaran-pelanggaran Wilayah Udara NKRI. Wilayah udara Kalimantan Utara ini selama ini diawasi Satrad 225 Tarakan dan belum menjangkau secara optimal sampai perairan Ambalat dan Karang Unarang, dengan dibangunnya radar baru di Kabupaten Nunukan maka seluruh wilayah Udara di perbatasan Kalimantan Utara bisa terjangkau dari pantauan termasuk perairan Ambalat dan Karang Unarang”.

Selama di Kabupaten Nunukan, Tim survei area penempatan Radar TNI Angkatan Udara, juga melaksanakan peninjauan dibeberapa lokasi (empat lokasi) yang memiliki aspek operasional dan strategi yang paling menguntungkan, selanjutnya tim berkoordinasi dengan Kepala daerah untuk langkah-langkah selanjutnya.

Baca juga:  WADAN PUSDIKBANGSPES TUTUP PENDIDIKAN PERWIRA PERNIKA HANUD VI

Pada hari selasa 16 September 2014 , Tim di lepas langsung oleh Bupati Nunukan Bpk H Basri, Wakil bupati Nunukan Hj Asmah Gani, Sekda Kab Nunukan Bapak tomy Harun, Kapolres Nunukan Akbp Robert dan Dandim 0911 Nunukan Letkol Inf Putra Widiastawa menuju Tarakan, Manado dan Sorong untuk survei Area pembentukan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) yang baru di daerah Manokwari dan Sorong Papua.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel