Berita

TNI AU ANGKUT BANSOS KE BENGKULU

Dibaca: 14 Oleh 26 Mei 2010Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

HERCULES A-1318 ANGKUT BANSOS KE BENGKULU 

 

Komitmen Koopsau I untuk merespons cepat (“quick response”) setiap kali terjadi bencana di titik manapun di tanah air, dibuktikan dengan mengerahkan pesawat Hercules bernomor A-1318 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma untuk membawa bantuan sosial (bansos) gempa bumi ke Bengkulu, Jum’at (14/9).

 

Pesawat dipiloti oleh Kapten Pnb Beni dan Kapten Pnb Ari membawa mobil ambulans, mobil komando, perlengkapan rumah sakit lapangan berikut 30 personel tim kesehatan lapangan. Jika memungkinkan muatan ditambah bansos yang terus mengalir dari berbagai pihak, jika tidak maka bansos akan diterbangkan dengan pesawat Fokker F-27 Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma.

 

Sementara kemarin, beberapa saat setelah gempa bumi berkekuatan 7,9 SR mengguncang Bengkulu dan sekitarnya, TNI AU segera mengirim pesawat Fokker bernomor A-2704 dengan pilot Mayor Pnb David untuk membawa alat peralatan komunikasi. Pada hari yang sama Pesawat Intai B-737 bernomor AI-7307 dari Skadron Udara 5 yang dipiloti Mayor Pnb Arif Faini melakukan pemotretan udara untuk memperoleh foto-foto lokasi yang terkena dampak gempa, yang akan dijadikan sebagai bahan acuan untuk penanganan gempa secara akurat. Ikut berada di dalam pesawat Panglima TNI Marsekal TNI Joko Suyanto.

Baca juga:  Peringati Nuzulul Qur’an di Lanud Adisutjipto

 

Pada hari yang sama, sebuah Hercules dengan nomor A-1317 yang dipiloti oleh Mayor Pnb Putu membawa bansos dari Departemen Kesehatan yang meliputi biscuit 600 koli, mie instant 500 koli, sarung tangan 50ea, obat-obatan 132 koli dan kantong mayat sebanyak 100ea. Sedangkan dari Walubi meliputi mie instant 100 koli, aqua dan biscuit 500 koli, peralatan masak 10 koli, peralatan tenda 9 koli, alat kesehatan 118 unit, dan selimut 15ea. Dari RSCM membawa alat bedah sebanyak 43 koli.

 

Total bansos yang diangkut seberat 6,7 ton belum termasuk rombongan wartawan 26 orang, personel Depkes 22 orang, Depsos 22 orang, Kominfo 3 orang, Bakornas seorang, perwakilan Pemda Bengkulu 2 orang, Walubi 9 orang, dan UGD 12 orang.

 

Menurut rencana, sejumlah penerbangan khusus (special flight) masih akan dikerahkan ke kawasan bencana, sesuai dengan dinamika dan request yang diminta oleh pihak-pihak yang terkait. Yang pasti, komitmen Koopsau I untuk “Siaga Senantiasa” dan “Quick Response” akan senantiasa diimplentasikan oleh jajaran operasionalnya di lapangan sebagai wujud pelaksanaan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP).***(Pen Koopsau I).

Baca juga:  Siswa Paud Ranting 4 Topdam Kunjungi Lanud Sultan Hasanuddin

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel