Berita

TNI AU Butuh Penerbang Tanggap, Tanggon dan Trengginas

Dibaca: 12 Oleh 04 Okt 2021Tidak ada komentar
TNI AU Butuh Penerbang Tanggap, Tanggon dan Trengginas
#TNIAU 

TNI AU. Keberhasilan dalam menjalan tugas sebagai insan penerbang TNI AU merupakan implementasi dari kerja keras yang dilandasi motivasi, dedikasi dan semangat pengabdian serta memiliki disiplin yang tinggi, berilmu dan berwawasan. Melalui pendidikan transisi F-16 ini tentunya akan melahirkan penerbang-penerbang yang tanggap, tanggon dan trengginas.

Demikian yang disampaikan oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Andi Kustoro, S.E., dalam sambutannya pada upacara penutupan Pendidikan Transisi II dan Pembukaan Pendidikan Transisi III Penerbang F-16, tempat di Hanggar Skadud 16 Lanud Rsn Pekanbaru, Jumat (1/10/21).

Danlanud Rsn Marsma TNI Andi Kustoro, S.E. menjelaskan, bahwa tanggap berarti memiliki kadar intelektualitas tinggi serta memiliki kemampuan mengembangkan diri,
tanggon berarti bermental dan bermoral tinggi serta ditugaskan di berbagai medan, sedangkan trengginas, berarti memiliki jasmani dan rohani yang prima sehingga mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan tangkas”,ujar Andi Kustoro, S.E.

“Tepatlah kiranya, hari ini kita dapat menyaksikan, satu tahap pendidikan transisi F-16 oleh Lettu Pnb Galih Rakasiwi dan Lettu Pnb Tommy Yulianto telah berhasil melaksanakan pendidikan dengan baik sekali sebagai penjaga kedaulatan negara yang profesional. Kemudian dibukanya Pendidikan Transisi III F-16 bagi Lettu Pnb Ghazi Umar dan Lettu Pnb Rachmad Deddy Prayogi”,jelas Andi Kustoro.

Baca juga:  Konversi Pesawat F 16 di Tutup, Lettu Pnb Marko Anderson Capai 150 Jam Terbang

Marsma TNI Andi Kustoro,S.E., kembali mengatakan, pada hakekatnya pendidikan transisi dilaksanakan sebagai upaya untuk melahirkan generasi penerus yang berkualitas sebagai penerbang tempur handal, yang mampu menjawab tantangan tugas dimasa mendatang.

“Bagi Lettu Pnb Galih Rakasiwi dan Lettu Pnb Tommy Yulianto, saya mengucapkan selamat atas keberhasilan dalam mengikuti pendidikan transisi II F-16, ini sebagai langkah awal dalam meningkatkan kemampuan diri sebagai penerbang, masih banyak tahapan-tahapan pendidikan lainya, begitu juga kepada Lettu Pnb Ghazi Umar dan Lettu Pnb Rachmad Deddy Prayogy selamat mengikuti pendidikan diharapkan penuh kesungguhan, serta taati ketentuan dan peraturan yang berlaku agar pendidikan ini berjalan dengan aman dan lancar”,ungkap Andi Kustoro.

Kemudian Danlanud Rsn Marsma TNI Andi Kustoro, S.E., mengatakan, setiap apapun kegiatan dan pekerjaan jangan lupa berdoa, karena doa adalah senjata yang paling ampuh, karena atas izin, petunjuk, bimbingan dan perlindungan Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa jualah tugas yang diemban dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar.

Baca juga:  Advance Fighter Tactical Course (AFTC) di Skadron Udara 11 Resmi Dibuka

Turut hadir, Danwing 6 Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M.,PSCJ, Kadisops Kolonel Pnb Adhi Safarul Akbar, Kadispers Kolonel Adm Fauzan Zuhdi, Kadislog Kolonel Tek Dwi Wihananto, S.E., Danskadud 16 Letkol Pnb Andri Setyawan, S.T., M.M.O.A.S., Danskadud 12 Letkol Pnb Putut Hanggiro, Dansatpom Letkol Pom I Gede Eka Santika, S.H.,M.I. Pol., Danyonko 462 Paskhas Letkol Pas Muhammad Junaidi, S.H., Dandenhanud Letkol Pas Tatag Wicaksono, M.Han dan Karumkit dr.Sukirman Mayor Kes dr.Iwan Janu Sucipto, Sp.,KP.

TNI AU Butuh Penerbang Tanggap, Tanggon dan Trengginas

 

TNI AU Butuh Penerbang Tanggap, Tanggon dan Trengginas

TNI AU Butuh Penerbang Tanggap, Tanggon dan Trengginas

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel