Berita

TNI AU dan TUDM akan operasi militer ”bareng”

Dibaca: 10 Oleh 28 Mei 2015Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Operasi Militer antara TNI AU dan Tentara Udara Diraja Malysia (TUDM) sedang di bahas di Lanud Adisutjipto. Tim perancang operasi udara kedua negara sedang melangsungkan pembicaraan serius dan mematangkan rencana-rencana operasi bersama. Operasi udara ke dua Negara antara Indonesia dan Mayasia telah terlangsung 30 kali, dan untuk tahun ini rencananya akan menjadi yang ke 31.

Latihan bersama ini diberi nama Malindo (Malaysia dan Indonesia), dan pembahasan operasi militer tersebut dilaksanakan di Lanud Adisutjipto. Seperti tahun-tahun sebelumnya kerjasama operasi militer akan di fokuskan kepada kerjasama pengamatan dan pengawasan daerah perbatasan. Operasi pemotretan udara daerah terluar dan tukar menukar informasi berkenaan dengan keamanan wilayah perbatasan. Operasi militer ini dilaksanakan di perbatasan wilayah udara Malasia dan Indonesia.

Pimpinan delegasi Indonesia di wakili oleh Kol Pnb Anang Nurhadi Susilo beserta 9 tim dari Sopsau sedang pihak TUDM dipimpin oleh Mej Jend Dato Hj Abdul Mutalib Bin Datuk Hj AB Wahab dengan jumlah delegasi 9 orang. Rapat ini sendiri akan berlangsung dari tgl 26-29 Mei 2015 dan menurut rencana hasil dari pembahasan di rapat tersebut akan dilaksanakan sepanjang tahun 2015. Sasaran atau wilayah yang menjadi fokus antara lain Selat Malaka, Kep. Ranai, hingga Kuching dan juga daerah Semenanjung Kalimantan bagian utara.

Baca juga:  Siswa-Siswi Sekolah Angkasa Kunjungi Lanud El Tari

“Jangan sampai daerah yang menjadi perhatian kita bersama malah dihuni pihak-pihak yang tidak bertangung jawab untuk mengadu domba kita, kita sudah bersitegang malah orang lain dengan leluasa bergerak,” demikian disampaikan Kol Pnb Anang Nurhadi mewakili Waasops Kasau. Dalam pembicaraan, pihak Malaysia juga berharap untuk memudahkan kerjasama baik pihak Indonesia dengan pihak Malaysia akan mengintensifkan komunikasi, sehingga apabila ada kejadian di daerah pengamatan maka kedua belah pihak langsung bekerjasama demikian harap Ketua Delegasi Malaysia Mej Jend Dato Hj Abdul Mutalib Bin Datuk Hj AB Wahab.

Di tempat terpisah pimpinan delegasi Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah menjaga wilayah udara kedua negara, dan juga untuk tempat rapat selalu dilaksanakan bergantian di Indonesia atau di Malaysia, demikian jelasnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel