Berita

TNI AU Gelar Latihan Pernika & Cyber Defence

Dibaca: 215 Oleh 04 Agu 2015Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang demikian pesat dewasa ini, telah digunakan banyak institusi, tidak terkecuali militer, sebagai sarana untuk “menyerang” musuh. Serangan model ini dalam konteks perang, dikenal dengan istilah perang asimetrik (asymetric warfare), dimana aplikasinya sarat dengan pemanfaatan spektrum elektromagnetik, jaringan komputer serta media online.

Menyikapi perkembangan trend tersebut, TNI AU menggelar latihan Pernika (Perang Elektronika) dan Cyber Defence 2015. Latihan yang baru pertama kali dilaksanakan dalam sejarah TNI AU ini, dibuka oleh Asisten Operasi (Asops) Kasau Marsekal Muda (Marsda) TNI Barhim melalui video conference (vicon) di Mabesau, Cilangkap, Selasa (4/8). Latihan dilaksanakan selama tiga hari (4 – 6 Desember 2015), melibatkan beberapa satuan, masing-masing Mabesau (Kolat dan Wasdal), Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanudin Makasar sebagai pelaku, Skadron Udara 12 Lanud Rusmin Nuryadin Pekanbaru sebagai pelaku , Satuan Radar (Satrad) 232 Dumai serta Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 472 Paskhas, Makassar.

Dalam amanatnya, Asops Kasau Marsda TNI Barhim mengatakan, latihan dimaksudkan untuk menguji sistem Pernika dan cyber TNI AU yang ada di satuan-satuan TNI AU, baik pada tingkat Mabesau, Kotama Operasi maupun tingkat Lanud. Unsur-unsur yang dilibatkan meliputi Pernika (darat dan udara), sistem informasi dan jaringan komunikasi, media internet, termasuk para SDM pengawak.

Baca juga:  Rapat Kordinasi ToA/ToD dan UKP di Lanud Hnd

Asops Kasau menambahkan, latihan juga dimaksudkan sebagai sarana untuk mengevaluasi sudah sejauh mana kesiapan penyelenggaraan tugas pokok TNI AU dalam menghadapi perang masa depan. “Saya berharap latihan kali ini dapat meyakinkan pimpinan TNI AU akan kesiapan dan kemampuan Pernika dan Cyber Defence TNI AU” tegas Asops Kasau.

Tema latihan kali ini adalah “Unsur Pernika dan Cyber Defence jajaran Koopsau I, II dan Korpaskhas siap mendukung operasi udara dan kegiatan lainnya dalam rangka melaksanakan tugas TNI AU”. Tema tersebut sangat relevan dengan trend perang asimetrik dewasa ini yang sarat dengan pemanfaatan unsur TIK.

Dalam sejarah latihan Komunikasi dan Elektronika (Komlek), selama ini TNI AU sudah menyelenggarakan latihan Omega yang merupakan bentuk latihan komunikasi dan elekltronika. Sesuai perkembangan dan tuntuan perang modern, kemudian latihan dikembangkan dalam bentuk Pernika dan Cyber Deference.

Selain satuan-satuan TNI AU, latihan Pernika dan Cyber Defence 2015 juga melibatkan satuan-satuan samping dari unsur sipil, seperti Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), id-SIRTII/CC (Indonesia Security Insident Response Team on Internet Infrastructure / Coordinator Centre) dan Balai Monitor (Balmon) Kementrian Informasi dan Komunikasi (Kemenkominfo).

Baca juga:  PENYELENGARAAN KURBAN DI LANUD ASH

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel