Berita

TNI AU GELAR UPACARA PERINGATAN 29 JULI 1947 DI AAU

Dibaca: 13 Oleh 30 Jul 2012Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Sebagai bentuk apresiasi TNI AU pada perjuangan serta pengorbanan para perintis dan pelopor TNI AU 65 tahun silam, TNI Angkatan Udara menggelar Upacara Peringatan Hari Bakti ke-65 TNI AU di dipimpin Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Imam Sufaat,S.IP di Lapangan Dirgantara Ksatrian AAU Yogyakarta, Minggu (29/7),

Tanggal 29 Juli 1947, terjadi dua peristiwa bersejarah, dimana pada pagi hari Angkatan Udara Indonesia melakukan serangan Udara yang pertama kalinya terhadap kedudukan Belanda di Salatiga, Ambarawa dan Semarang dengan menggunakan pesawat peninggalan Jepang, para Kadet Penerbang Sutarjo Sigit, Suharnaoko Harbani, dan Mulyono yang di dukung Sutardjo, Kaput dan Dulrachman sebagai Penembak Udara (Air Gunner) mampu mengejutkan Belanda. Namun sore harinya Angkatan Udara harus kehilangan tiga pelopor dan perintis Angkatan Udara yakni Komodor Udara Agustinus Adisutjipto, Komodor Udara Prof.Dr. Abdulrahman Saleh, dan Opsir Muda Udara Adisumarmo Wirjokusumo saat pesawat Dakota VT-CLA yang ditumpanginya sedang melaksanakan misi kemanusiaan membawa obat-obatan bantuan pemerintah Malaya memasuki wilayah Yogyakarta secara tiba-tiba ditembaki oleh pesawat Kitty Hawk Belanda dan Jatuh di desa Ngoto di selatan Yogyakarta.

Peristiwa 65 tahun lalu tersebut dimaknai sebagai Peristiwa yang memiliki nilai sangat tinggi dalam konteks pengabdian dan perjuangan TNI AU tidak sekedar kegiatan seremonial belaka, namun selalu dimaknai sebagai starting point peningkatan pengabdian TNI AU untuk menjaga dan mengawal eksistensi negara. nilai-nilai luhur yang telah ditunjukan para Pelopor dan perintis TNI AU itu masih relevan dan tidak lekang oleh jaman dan patut diteruskan oleh generasi saat ini, meskipun dihadapkan pada tantangan tugas yang kompleks akibat perkembangan lingkungan strategis yang cepat, demikian dikatakan Kasau dalam sambutannya.

Lebih Jauh Kasau mengatakan keterbatasan sumber daya manusia, dukungan dana serta kebutuhan penguasaan teknologi yang tinggi,menjadi bagian tantangan kedepan yang harus dijawab TNI Angkatan Udara. Untuk itu Kasau berharap Nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa 29 Juli 1947 dapat dijadikan tuntunan sekaligus pedoman setiap gerak langkah generasi penerus TNI Angkatan Udara yang diimplementasikan dalam tugas sehari hari maupun dala kehidupan sebagai anggota Masyarakat. demikian jelas kasau.

Upacara yang berlangsung saat umat Islam melaksanakan Ibadah puasa ini berlangsung sederhana namun khidmat dihadiri pula oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, para sesepuh TNI Angkatan Udara, para pejabat Mabesau maupun AAU, serta para peserta upacara yang terdiri dari Perwira, Bintara, Tamtama, dan PNS serta Karbol AAU. Usai Upacara Peringatan Hari Bakti ke-65 TNI AU di lapangan Dirgantara, kegiatan dilanjutkan di Gedung Handrawina.dengan menggelar Wisuda Purnawira Pati TNI AU yakni Upacara tradisi melepas sejumlah perwira Tinggi TNI AU yang memasuki masa Pensiun.

Baca juga:  KETUA YASARINI KUNJUNGI SEKOLAH ANGKASA

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel