Berita

TNI AU Kekuatan Inti NAP

Dibaca: 15 Oleh 17 Nov 2010Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

TNI Angkatan Udara sebagai bagian dari komponen utama system pertahanan Negara, sesuai amanat Undang Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, postur Angkatan Udara yang dibangun harus dapat menjadi kekuatan inti National Air Power (NAP) atau kekuatan udara nasional.

 

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Sukirno KS dalam ceramah pembekalannya kepada Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Angkatan ke-37 di Bandung, Selasa (16/11).

 

Lebih lanjut Wakasau mengatakan, kekuatan udara merupakan suatu kumpulan kekuatan nasional yang dapat menimbulkan kemampuan bangsa dalam menggunakan wahana udara. Oleh karena itu, kita harus memahami bahwa kekuatan udara tidak hanya terbatas pada aset yang dimiliki oleh Angkatan Udara, akan tetapi secara maksimal melibatkan seluruh potensi nasional aspek dirgantara, baik pada masa perang maupun masa damai.

 

Menurutnya, bangsa-bangsa yang menguasai teknologi kedirgantaraan telah menjadikan aeropolitik negaranya sebagai penggerak kepentingan dan semakin tingginya posisi tawar, sehingga dalam perkembangan global terakhir memberikan pengaruh lingkungan strategis yang dominan dikawasan ASEAN. “Beberapa negara sahabat telah begitu intens mengembangkan aeropolitiknya, kebijakan pemerintah negara-negara sahabat yang berkaitan dengan pendayagunaan wahana udara turut mempengaruhi perkembangan potensi kedirgantaraan nasional”, ungkap Marsdya TNI Sukirno.

Baca juga:  Danlanud Husein Sastranegara Sambut Wamenhan RI

 

Dikatakan, kekuatan udara merupakan bagian integral dari kekuatan dirgantara, sehingga selalu diupayakan agar mampu menguasai, mempertahankan dan mendayagunakan ruang udara di wilayah udara nasional . Dalam upaya mempertahankan wilayah kedaulatan dan yuridiksi nasional, kekuatan udara hendaknya mampu mendayagunakan seluruh potensi yang berada di dalam ruang udara secara optimal.

 

Disamping itu Wakasau menyampaikan, perencanaan strategis jangka sedang dalam pembangunan kekuatan dan pembinaan kemampuan TNI Angkatan Udara merupakan suatu langkah kebijakan dan strategi TNI AU ke depan yang direncanakan mewujudkan sasaran pengembangan kemampuan dan kekuatan TNI AU guna menjaga, mempertahankan dan mendayagunakan ruang udara dengan melibatkan seluruh aspek potensi nasional yang ada.

 

Dikatakan, kekuatan udara diarahkan untuk dapat diproyeksikan ke seluruh wilayah Nusantara baik untuk melindungi kepentingan nasional maupun misi kemanusiaan dan pembinaan kemampuan TNI AU diharapkan merupakan suatu proses perencanaan yang berlanjut dan berkesinambungan dalam upaya pencapaian tugas yang diemban TNI AU secara proporsional dan profesional.

 

Siswa Sesko TNI Angkatan ke-37 berjumlah 100 orang terdiri atas TNI AD 42 Orang, TNI AL 29 orang, TNI AU 23 orang dan enam orang dari mancanegara yang meliputi Australia, Singapura, Malaysia, Mali, Pakistan dan Jerman.

Baca juga:  Ziarah Rombongan di Taman Makam Pahlawan Panaikkang Makassar

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel