Berita

TNI AU KERAHKAN C-130 HERCULES DUKUNG PELATIHAN SAR DI PADANG

Dibaca: 15 Oleh 01 Jun 2012Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

TNI Angkatan Udara mengerahkan satu pesawat angkut berat jenis C-130 Hercules dari skadron udara 32 Lanud Abdulrahman saleh Malang untuk mendukung kegiatan pelatihan SAR dalam rangka pertemuan INSARAG kawasan Asia Pasifik tahun 2012 mendarat di Lanud Padang Sumatera-Barat, Jum’at (1/6).

Pesawat tersebut selain mengangkut 15 personel SAR pusat Jakarta juga membawa peralatan SAR lainya seperti, 2 unit Rescue Car yang di lengkapi alat-alat keselamatan / perlengkapan yang dipakai oleh tim SAR, pekerja di daerah berbahaya, dsb. Mulai dari berbagai jenis alat pemadam kebakaran (fire extinguisher), jaket keselamatan (safety jacket), sepatu boot anti slip / sepatu keselamatan (safety shoes), tenda darurat, jas hujan, payung, dll yang akan digunakan dalam kegiatan pelatihan SAR.

Kegiatan ini termasuk dalam agenda penting pertemuan “INSARAG Asia-Pasific Regional Earthquake Response Exercise 2012,” dan “INSARAG Guideline Workshop and Methodology” yang di gelar mulai dari 29 Mei hingga 1 Juni 2012 di Pangeran Beach Hotel Padang, Sumatera Barat dan dilanjutkan tahap pelatihan SAR bertempat di kantor SAR Padang.

Baca juga:  DANLANUD IWJ, BUKA ISWAHJUDI INDONESIA JAYA EXPO 2017

Badan SAR Nasional (Basarnas) yang dipercaya United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (UN-OCHA) dan sekretariat Internasional Search and Rescue Advisory Group (INSARAG) sekaligus organisasi Internasional khusus menangani pencarian dan pertolongan perkotaan atau Urban Search And Rescue (USAR) menjadi tuan rumah pada kegiatan tersebut melibatkan 120 peserta dari 22 negara Asia Pasifik.

Kegiatan ini bertujuan sebagai Strengthening the Effektivenees and Coordination of International Urban Search and Rescue Assistence. Untuk itu, Basarnas diharapkan mampu memenuhi Kualifikasi INSARAG External Classification (IEC) artinya dengan kegiatan pelatihan bersama yang digelar Basarnas mampu menunjukan eksistensi dan kompetensinya dalam USAR serta familierisasi dengan cara mengimplementasikan prosedur SAR seperti yang tertuang dalam INSARAG Guildelines termasuk menjadi focal poit dengan dukungan TIM dari berbagai instansi lainnya, sehingga Basarnas mampu memenuhi kualifikasi dan kapabilitas tim USAR Basarnas sehingga bisa disejajarkan dengan tim USAR dari Negara- negara lainnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel