Berita

TNI AU LESTARIKAN TRADISI RUWATAN

Dibaca: 3 Oleh 02 Jun 2010Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Sebagai salah satu upaya melestarikan tradisi budaya Jawa dan untuk  mendapatkan keamanan dan keselamatan dalam pelaksanaan tugas dengan alutsista yang diawaki, TNI Angkatan Udara melaksanakan ritual tradisi ruwatan yang ditandai dengan penyiraman air suci terhadap pesawat-pesawat tempur dijajaran Wing 3 Lanud Iswahjudi bertempat di Main Appron Lanud Iswahjudi, Kamis (14/1).

Didalam ruwatan itu sendiri mengandung makna agar TNI Angkatan Udara kedepan dapat mewujudkan “zero accident” dalam setiap pelaksanaan tugas yang menjadi tanggung jawabnya, serta demi mewujudkan motto yang dicanangkan Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, S.I.P., bahwa “hari ini harus lebih baik dari hari kemarin”.

Terdapat relevansi kepentingan antara tradisi ruwatan dengan pelaksanaan tugas pokok TNI AU, yaitu relevansi antara tingginya tingkat resiko pelaksanaan tugas dengan keinginan dan tekad untuk mendapatkan keamanan serta keselamatan, sehingga kegiatan ruwatan secara tradisi ini merupakan salah satu cara dari berbagai media untuk mewujudkannya.

Mengingat hal tersebut maka manusia hamba Tuhan hanya bisa berharap kepada-Nya agar keamanan dan keselamatan yang diharapkan dapat terwujud.  Semoga keinginan kuat untuk mencegah terjadinya accident selama pelaksanaan tugas dapat pula diwujudkan, atau setidaknya dalam satu tahun anggaran.

Baca juga:  Lanud Wirasaba Berkunjung ke Panti Wreda

Dengan tidak mengurangi nilai-nilai spiritual dari ajaran agama yang kita anut, maka kegiatan ini kita laksanakan dengan tujuan utama membuang “sukerto” atau kesialan yang dapat terjadi setiap saat kepada siapa saja. Demikian disampaikan Kasau dalam sambutannya yang dibacakan Aspers Kasau, Marsekal Muda TNI Sukirno.

Dalam  tradisi  ruwatan  yang ditandai dengan penyiraman air suci pada pesawat tempur F-16/Fighting Falcon, F-5 Tiger II dan Hawk MK-53, serta GSE yang dipimpin oleh Dalang Ruwatan Ki Timbul Hadi Prayitno dari Ngayogyokartro Hadiningrat.   Pada kesempatan tersebut, Kasau, Marsdya TNI Imam Sufaat S.I.P., juga berkesempatan melakukan penyiraman pada salah satu alutsista  yang disaksikan oleh para pejabat TNI AU.

(Pentak Lanud Iwj)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel