Berita

TNI AU Sukses Uji Coba Wahana Angkut Taktis

Dibaca: 9 Oleh 09 Des 2013Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

TNI AU Sukses Uji Coba Wahana Angkut Taktis

TNI AU kembali menorehkan prestasi lewat Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AU (Dislitbangau) yang sukses melaksanakan uji coba dinamis dua prototip wahana angkut udara bagi helikopter di Lanud Atang Senjaya Bogor Jumat (6/12). Dua prototip yang di uji coba adalah AIRTEP (Airborne Tactical Extraction Platform) dan Helly Basket (Keranjang Heli). 

Uji Dinamis dilaksanakan dengan membawa beban dummy seberat 850 kg meliputi uji pemasangan dan pelepasan wahana saat digantung di bawah helicopter termasuk uji coba tinggal landas dan pendaratan serta hovering (mengambang di udara). Setelah itu, pengujian dilanjutkan dengan membawa personel paskhasau sebanyak 6 orang (500 kg). 

Ujicoba ini dilaksanakan di apron Skadron Udara 6 menggunakan pesawat helicopter Super Puma TNI AU dengan nomer H-3215 yang diterbangkan Danskadron 6 Letkol Pnb Moh.Riza Yudha Fahlevie dan copilot Kapt.Pnb.Heru Wendra. 

Komandan Lanud Atang Senjaya, Marsma TNI Eko Supriyanto menyatakan merasa bangga dengan keberhasilan ini dan mengharapkan ujicoba dapat terus berlanjut sehingga dua prototipe wahana angkut taktis ini bisa aman digunakan dalam operasi sesungguhnya. 

Baca juga:  Prajurit Lanud Mus Laksanakan Tarawih Bersama

Wahana pertama yang diuji coba adalah Helly Basket (keranjang heli) berbentuk keranjang segi empat berbahan alluminium alloy seberat 180 kg dengan dimensi 90 cm x 200 cm dan tinggi 110-200 cm. Alat ini bisa digantung dibawah atau dimasukkan dalam cabin helicopter karena ketinggiannya bisa diatur menjadi hanya 120 cm. 

Selanjutnya ujicoba kedua pada wahana AIRTEP (Airborne Tactical Extraction Platform) yang bentuknya mirip rangka payung terbalik dengan jaring kain yang dapat dilipat seperti payung berdiameter 260 cm, tinggi 152 cm dan berat 35 kg. Wahana ini dirancang mampu digantung dibawah helicopter dengan mengangkut beban seberat 1500 kg, namun demi keselamatan akan digunakan untuk beban 1000 kg atau personel sebanyak 10 orang. 

Kedua Wahana ini bermanfaat untuk memudahkan helicopter Puma / Super Puma TNI AU untuk mengevakuasi personel atau korban di daerah yang sulit didarati, mobilisasi personil dan barang secara efisien, aman dan cepat, termasuk untuk operasi penyelamatan atau serbuan diseluruh jenis medan termasuk pegunungan, perairan serta diatap gedung tinggi hingga lokasi sempit perkotaan.

Baca juga:  PESAWAT TEMPUR  TUCANO TIBA DI LANUD EL TARI

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel