Berita

TNI AU Tampil All Out, Dari Osus Hingga Opsudgab

Dibaca: 18 Oleh 02 Okt 2015Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-70, tanggal 5 Oktober 2015 di dermaga Indah Kiat Cilegon, Banten bakalan seru. Selain parade dan defile oleh ribuan prajurit dan PNS TNI, ulang tahun kali ini juga dimeriahkan dengan demonstrasi Operasi udara dan laut secara gabungan.

Ratusan pesawat TNI AU, dari berbagi jenis, baik unsur tempur, angkut, intai, latih maupun helikopter bakal unjuk kebolehan dalam sebuah rangkaian aksi demo udara yang menakjubkan. Secara keseluruhan, misi yang dilaksanakan oleh pesawat-pesawat TNI AU dalam demo udara HUT TNI ke-70 secara berturut-turut dapat di jelaskan sebagai berikut :

Pesawat TNI AU yang pertama kali mengudara adalah pesawat tanpa awak (UAV). Satu unit UAV dari Skadron 51 Lanud Supadio Pontianak akan terbang secara terus menerus mulai dari sebelum pelaksanaan upacara hingga seluruh kegiatan HUT TNI ke-70 selesai.

Kegiatan selanjutnya adalah penerbangan oleh pesawat-pesawat Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) jenis Trike dan Para Motor. Sebanyak 3 pesawat Trike dan 30 para motor melaksanakan flight demo. Selama kurang lebih 15 menit, pesawat-pesawat FASI ini akan terbang dihadapan tamu undangan dengan misi melaksanakan Binpotdirga.

Berikutnya, dua pesawat Cessna, melaksanakan terbang di hadapan tamu undangan. Kali ini kedua pesawat melaksanakan misi penarikan banner di sekitar lokasi upacara selama kurang lebih 15 menit.

Baca juga:  Peringatan Hari Aids Sedunia di Surakarta

Setelah kegiatan parade, defile serta demo darat selesai, pesawat-pesawat TNI AU kembali beraksi dalam sebuah demo operasi udara gabungan (Opsudgab). Opsudgab, merupakan salah satu operasi gabungan TNI yang pelaku utamanya, adalah TNI AU. Pada demo Opsudgab, diperagakan Operasi Serangan Udara Strategis (OSUS). Sebanyak 8 pesawat tempur Sukhoi Su-27/30, 8 pesawat tempur F-16 figthing falcon dan 4 pesawat tempur T-50i golden eagle akan mendemonstrasikan babakan-babakan pelaksanaan OSUS.

Tamu undangan dan pengunjung bakal disuguhi simulasi perang udara yang menegangkan. Tidak hanya karena yang ditampilkan adalah pesawat-pesawat tempur tercanggih TNI AU, tetapi dalam demo ini pesawat-pesawat juga dilengkapi persenjataan dan amunisi (roket dan bom) secara live. Untuk pertempuran udara akan mempertontonkan duel udara (dog fight) antara dua pesawat F-16 figthing falcon dan dua pesawat Sukhoi Su-27/30.

Selesai demo Opsudgab, pesawat-pesawat TNI AU kembali akan menyuguhkan atraksi udara. Kali ini satu pesawat C-10 Hercules akan mendukung pelaksanaan Operasi Laut Gabungan (Opslagab). Pesawat C-130 Hercules dari ketinggian 3000 feet menerjunkan 24 pasukan khusus TNI AL melalui penerjunan rubber duck. Setelah itu disusul satu pesawat CN-295 mendukung penerjunan free fall (terjun tempur). Sebanyak 25 pasukan Kopaska TNI AL berkualifikasi Pleton Intai Amfibi (Tontaifib) diterjukan dari ketinggian 5000 feet. Selama berlangsungnya penerjunan tersebut, dua pesawat tempur F-16 figthing falcon melaksanakan misi air cover pengamanan dan pengawalan dari udara.

Baca juga:  500 ORANG ANGGOTA LANUD HALIM TES HIV

Demonstrasi udara berikutnya adalah fly past (terbang lintas) pesawat-pesawat TNI. Lebih kurang 7 menit, pesawat-pesawat TNI (AD, AL dan AU) secara berturut-turut akan melakukan demo terbang lintas. Pada bagian depan, di peragakan oleh satu flight pesawat-pesawat TNI AD (24 pesawat) dari jenis Helikopter Mi-17/35, Bell 205/412, Bolcow dan Fennec. Dibelakangnya menyusul tiga flight pesawat-pesawat TNI AL (17 pesawat) terdiri dari satu flight Bonansa, satu flight Cassa dan satu flight CN-235.

Pada formasi berikutnya, terdapat tujuh flight pesawat TNI AU (85 pesawat). Masing-masing adalah satu flight helikopter Colibri dan Nas 332/SA 330, satu flight pesawat latih Grob G-120 TP, satu flight pesawat CN-235/CN-295, satu flight pesawat tempur ringan Super tuano, satu flight pesawat C-130 Hercules, satu flight pesawat intai Boeing 737 dan satu flight pesawat tempur T-50i golden eagle, Hawk 100/200, F-16 figthing falcon dan Sukhoi Su-27/30.

Demo udara berikutnya adalah display oleh tim aerobatic TNI AU, Jupiter Aerobatic Team (JAT). Enam pesawat latih jenis KT-1 wong bee selama kurang lebih 1 menit akan menyuguhkan tarian di udara. Ada sebelas jenis manuver yang ditampilkan JAT, yaitu Jupiter Roll, Break Off, Tanggo to Diamond, Mirror, Screw Roll, Hearts, Roll Side, Solo Spin, Five Cards Loops, Jupiter Roll Back, dan Loops and Bomb Burst.

Baca juga:  Jaga Toleransi Antar Umat Beragama

Selesai penampilan JAT, disusul dengan demo Helly attack. Selama satu menit 2 helicopter TNI AD jenis Bolcow dan 4 Helikopter Mi-17 melaksanakan demo berupa peroketan (rocketing). Pada bagian akhir, demo udara di pungkasi dengan aksi 5 pesawat tempur TNI AU jenis Sukhoi Su-27/30 melaksanakan clossing past selama kurang lebih satu menit.

Bertindak sebagai penanggung jawab pengerahan Alutsista, personel dan demo udara adalah Asisten Operasi Asops Kasau Marsekal Muda TNI Barhim. Sementara Ketua Demo Udara adalah Pangkoopsau II Marsda TNI Dodi Trisunu, dan sebagai Koordinator Parade dan Defile kontingen TNI AU adalah Wakil Asisten Personel (Waaspers) Kasau Marsma TNI Choirul Arifin.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel