Berita

TNI AU TANDATANGANI NOTA KESEPAKATAN DENGAN PT. DI

Dibaca: 10 Oleh 08 Agu 2012Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

TNI Angkatan Udara menandatangani Nota Kesepahaman dan Berita Acara Serah Terima Operasional (Basto) pemanfaatan aset tanah di Lanud Husein Sastranegara dan Lanud Wiriadinata Tasikmalaya dengan PT. Dirgantara Indonesia (PT. DI) Persero, di kementrian BUMN. Selasa (7/8).

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Wakasau Marsdya TNI Dede Rusamsi mewakili TNI AU dan PT. DI oleh Dr. Ir. Budi Santoso Dirut PT. DI, disaksikan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Menurut Dirut PT. DI, Dr. Ir. Budi Santoso, banyak aset milik TNI Angkata Udara dipergunakan oleh PT. DI, termasuk telah banyak tanah yang diserahkan kepada PT. DI, bahkan sebagian perkantoran dan hanggar untuk kegiatan produksi PT. DI dibangun di atas tanah yang statusnya masih dimiliki TNI AU, tentunya hal ini tidak lazim bagi suatu Perseroan seperti PT. DI, ujar Budi Santoso.

Salah satu tujuan MOU dan Basto adalah untuk menemukan penyelesaian atas permasalahan, disisi lain TNI AU membutuhkan lahan dan fasilitas lain serta rumah dinas yang terletak disebelah selatan Lanud Husein Sastranegara yang statusnya sudah menjadi milih PT. DI.

Untuk memudahkan kegiatan sehari-hari produksi PT. DI akan dikonsentrasikan di area yang terletak sebelah utara Lanud Husein Sastranegara, sedangkan aset PT. DI yang terletak di selatan landasan Lanud Husein akan diserahkan kepada TNI AU untuk kepentingan di atas, sedangkan pemanfaatan aset yang terletak di Lanud Wiriadinata Tasikmalaya dengan menggunakan pola kerjasama pemanfaatan (KSP) aset sesuai dengan ketentuan yang berlaku, jelasnya.

Wakasau Marsdya TNI Dede Rusamsi mengatakan, kebutuhan lahan untuk pengembangan dukungan operasi penerbangan baik bagi militer maupun sipil membuat TNI AU harus membuat perencanaan matang, disisi lain kebutuhan PT. DI untuk meningkatkan kemampuan produksi membutuhkan kawasan produksi yang memadai menjadi bahan pertimbangan.

Kebangkitan PT. DI adalah suatu keniscayaan karena kali ini ekonomi sudah cukup kuat dan TNI AU juga berkembang sangat pesat sebagai salah satu customer utamanya.

PT. DI yang menggeluti bidang penerbangan sangat bermanfaat bagi perkembangan industry kedirgantaraan Indonesia termasuk pemenuhan kebutuhan alutsista TNI AU.

Sedangkan salah satu tahapan dalam mewujudkan proses persetujuan ruilslag atau tukar menukar aset tanah antara TNI AU dengan PT. DI, telah sesuai dengan kesepakantan yang telah dibahas, sehingga dalam pelaksanaannya kedua belah pihak dapat berjalan pada aturan dan sistem yang telah disepakati, ungkap Wakasau.

Semetara Menteri BUMN Dahlan Iskan menyampikan bahwa, pada saat ini PT. DI sedang mengeliat, dimana seluruh BUNM seperti mendapat darah baru karena mendapat pekerjaan yang sangat besar dari Kementrian Pertahanan, untuk itu seluruh BUMN untuk menangkap secara serius apa yang ditugaskan Kementrian Pertahanan baik waktu penyerahannya tidak terlambat serta mutu harus memenuhi standar yang dibutuhkan.

Gambar : Penyerahan nota kesepahaman oleh Wakasau Marsdya TNI Dede Rusamsi mewakili TNI AU dan PT. DI oleh Dr. Ir. Budi Santoso Dirut PT. DI, disaksikan Menteri BUMN Dahlan Iskan di Kementrian BUMN, Selasa (7/8).

Baca juga:  Personel Lanud Sjamsudin Noor Turut Serta Donorkan Darah di Kodim 1006 Martapura

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel