Berita

TNI Dihadapkan Tantangan Kompleks

Dibaca: 5 Oleh 17 Jul 2013Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Tentara Nasional Indonesia masih dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan dan semakin kompleks khususnya di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara, sebagai akibat adanya potensi konflik. Hal itu disebabkan oleh benturan kepentingan ataupun rivalitas antara kekuatan–kekuatan besar di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara.

Demikian amanat Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E yang dibacakan oleh Asisten Personel (Aspers) Kasau Marsda TNI Herry Wibowo Eslah saat menjadi Inspektur Upacara pada upacara bulanan 17-an di Mabesau, Cilangkap, Rabu (17/7). Upacara tersebut diikuti oleh Pejabat di lingkungan Mabesau, Perwira, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil.

Dikatakan, implementasi TNI dalam mewujudkan tugas-tugas yang diembankan negara dapat terlihat dari keikutsertaan mengisi pembangunan nasional dengan mengedepankan cara pandang. Hal yang berkaitan dengan kegiatan tersebut adalah bencana kebakaran hutan yang baru – baru ini terjadi, TNI telah terlibat dalam satuan tugas pemadaman dengan 1.526 prajurit, maupun 28 sortie penerbangan pesawat militer C-130 dan C-235, serta berbagai peralatan pemadaman yang dibawa.

Baca juga:  Best Performance Untuk Kliniik Lanud Ngurah Rai

“Kepada seluruh jajaran satuan TNI, termasuk jajaran komando kewilayahan untuk menyusun dan melaksanakan pemutakhiran rencana tindakan kontijensi (contingency plan), rencana tanggap darurat (emergency response plan) dan rencana pemulihan (recovery plan), serta rencana latihan dan prosedur pengendalian hutan dan lahan”, jelas Panglima.

Untuk itu, dalam menyikapi dinamika perkembangan situasi keamanan nasional pada kondisi tertib sipil yang berkaitan penanganan konflik sosial, tugas-tugas perbantuan TNI kepada Polri, telah diatur sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dengan menggunakan Inpres Nomor 2 Tahun 2013 tentang penanggulangan gangguan keamanan dalam negeri sebagai landasan menyusun rencana aksi mulai dari pencegahan hingga pemulihan pasca konflik.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel