Berita

TNI HARUS DAPAT MEMBERIKAN RASA AMAN PADA PILPRES 2014

Dibaca: 5 Oleh 17 Jul 2014Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

“Masyarakat kita telah mencapai kemajuan dalam kehidupan berdemokrasi, untuk menuju perubahan yang lebih baik di masa depan, untuk itu saya tekankan kepada segenap prajurit TNI bahwa keberadaan para prajurit sekalian, harus dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di sekelilingnya, dengan komitmen netralitas, dalam konteks penyelenggaraan pemilu 2014, yang telah menjadi keputusan Mahkamah Konstitusi. Demikian penekanan Panglima TNI Jenderal TNI DR. Moeldoko kepada seluruh prajurit TNI, dalam amanat yang dibacakan Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Dody Trisunu selaku Inspektur Upacara Bendera 17-an, Kamis (17/7) di Apron Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin Makassar. Upacara yang penuh khidmat itu, diikuti seluruh anggota Lanud Sultan Hasanuddin, Wing 2 Paskhas, Batalyon Komando 466 Paskhas dan Denhanud 472 Paskhas baik Militer maupun Pegawai Negeri Sipil. 

Dikatakan, demokrasi yang telah dibangun dengan susah payah dan pengorbanan ini harus didukung oleh stabilitas, guna dapat melanjutkan pembangunan nasional. TNI sama sekali tidak menginginkan adanya tindakan kelompok-kelompok tertentu, yang ingin mengganggu stabilitas nasional dan merusak struktur sosial yang telah dibangun dengan baik, khususnya terkait dengan penyelenggaraan Pilpres 2014, yang telah memasuki tahapan krusial, perhitungan dan pengumuman hasil pemungutan suara. 

Baca juga:  Route Ziarah Panglima TNI ke Jawa Timur

Bila gangguan stabilitas itu terjadi, lanjut Panglima TNI, TNI bertekad kuat dengan segala resiko yang terjadi akan bertindak tegas dalam menyelamatkan masyarakat bangsa dan negara ini. Untuk itu , disamping netral dalam pemilu, para prajurit juga harus netral, tegas dan tidak boleh ragu-ragu, dengan tetap melakukan aksi secara terukur, terkendali dan profesional dalam mengatasi ancaman dan gangguan. Artinya prajurit tidak boleh pilih kasih, tidak boleh pandang bulu dalam mengambil tindakan terhadap siapapun yang berniat mengganggu stabilitas nasional.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel