Berita

TNI TIDAK MENGENAL KATA DAMAI BAGI PRAJURIT AROGAN

Dibaca: 8 Oleh 19 Jan 2016Tidak ada komentar
TNI TIDAK MENGENAL KATA DAMAI BAGI PRAJURIT AROGAN
#TNIAU 

Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Danseskoau), Marsekal Muda TNI A. Dwi Putranto bertindak selaku inspektur upacara pada upacara bulanan tanggal 17 di lapangan apel Mako Seskoau Lembang Bandung Barat.

Dalam amanatnya Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang dibacakan oleh Danseskoau mengatakan TNI tidak mengenal kata damai bagi prajurit arogan oleh sebab itu komandan satuan tidak akan pernah melindungi prajurit yang melanggar aturan dan hukum, karena prinsipnya prajurit TNI yang melanggar tidak akan menemukan ruang di hati dan simpati rakyat dan menjadi penghalang terwujudnya kebersamaan TNI-RAKYAT. Hal ini sangat bertentangan dengan tema HUT ke 70 TNI yaitu “ Bersama Rakyat, TNI Kuat, Hebat dan Profesional, siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian.

Selanjutnya Panglima TNI menjelaskan tahun 2015 sampai dengan awal tahun 2016 Panglima TNI beserta staf telah melakukan kunjungan kerja ke beberapa wilayah Indonesia bagian timur yaitu Papua, Maluku dan 8 pulau terluar di wilayah Maluku tenggara sampai ke pulau Alor, hasil kunjungan tersebut menyimpulkan apresiasi dan bangga kepada prajurit yang bertugas di wilayah pedalaman, perbatasan dan pulau terluar dengan keterbatasan yang dimiliki tidak menyurutkan semangat, motivasi dan dedikasi terhadap tugas pengabdiannya. Selain itu sekian lama kita telah mengabaikan pembinaan dan pengembangan postur TNI khususnya di wilayah pulau terluar Indonesia bagian selatan, hal ini sebagai akibat paradigma yang keliru tentang rumusan hakekat ancaman yang tidak berdasar kepada fakta sejarah dan perkembangan lingkungan strategis kekinian.

Baca juga:  PELATIHAN KEDOKTERAN DAN FARMASI ISLAM DI RUSPAU

Terakhir Panglima TNI akan mengevaluasi dan menata ulang gelar kekuatan dan kemampuan satuan-satuan TNI yang ada di pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga ( Timor Leste dan Australia ). Hal ini mengacu kepada Pokok-Pokok Kebijakan Panglima TNI tahun 2016 yang menitikberatkan perhatian pembangunan dan pengembangan TNI di wilayah perbatasan dan pulau terluar

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel