Berita

TOWER DAN SEJUMLAH BANGUNAN LANUD PADANG RUSAK BERAT

Dibaca: 7 Oleh 17 Mei 2010Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Gempa besar dengan kekuatan 7,6 Skala ricter yang melanda provinsi Sumatera Barat pada hari Rabu, 30 Sept 2009 mengakibatkan tower dan sejumlah bangunan Lanud Padang mengalami rusak berat. Bagian atas tower Lanud patah, sehingga mengakibatkan ruangan operator tower yang biasanya digunakan sebagai pusat pengendalian operasional penerbangan hancur ditimpa bagian atas atap yang merupakan lantai beton yang cukup besar, sehingga tower tersebut tidak dapat difungsikan lagi pasca gempa.

 

Selain tower sejumlah bangunan Lanud Padang lainnya, juga mengalami hal yang sama, seperti VIP Room, kantor DAAU, bagian belakang Mako, kantor Intelpam, kantor Pentak, Baseops, Kantin, dan beberapa perumahan anggota. ,Semua bangunan tersebut mengalami retak-retak pada bagian dinding dan lantai dengan tingkat kerusakan yang sangat parah. kerusakan lainnya juga terjadi pada jalan-jalan yang berada di Lanud Padang, pada jalan yang menghubungkan mako Lanud ke Baseops mangalami kerusakan yang sangat parah, demikian juga jalan depan mako dan jalan menuju apron yang terbuat dari aspal mengalami retak-retak.

Baca juga:  Danlanud Smo Hadiri Peringatan Hari Jadi Kutha Sala ke-275 Tahun 2020

 

Pasca gempa Danlanud Padang Letkol Pnb Renalda T Damanik, memerintahkan Kadislog segera mendata kerusakan bangunan tersebut untuk dilaporkan ke komando atas, mengingat tower dan sejumlah bangunan tersebut merupakan sarana prasarana dalam mendukung operasional penerbangan di Lanud Padang. Hal ini mengingat kemungkinan Lanud Padang dijadikan sebagai Pangkalan untuk menerima barang-barang bantuan korban gempa yang datang melalui udara.

 

Kemungkinan tersebut memang terbukti, sejak hari Senin, 5 Oktober barang-barang bantuan korban gempa yang diangkut menggunakan pesawat TNI AU didaratkan di Lanud Padang, dimana sebelumnya seluruh bantuan yang datang menggunakan pesawat terbang mendarat di Bandara Internasional Minang Kabau. Hal ini dilaksanakan mengingat sangat padatnya traffic penerbangan di bandara tersebut dan Runway maupun Appron Lanud tidak mengalami kerusakan setelah terjadi gempa bumi.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel