Berita

TRADISI “TERBANG SOLO” CALON PILOT HELIKOPTER TNI DI SKADRON UDARA 7

Dibaca: 16 Oleh 02 Sep 2010Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Sebanyak 10 siswa Sekolah Penerbang (Sekbang) PSDP angkatan ke-81 di Skadron Udara 7 Lanud Suryadarma, Kalijati melaksanakan upacara tradisi “terbang solo” di Apron Skadron Udara 7, Selasa siang (31/8). Upacara dihadiri pejabat Lanud Suryadarma, Wingdiktekkal dan Kompi B BS Paskhas dengan pasukan upacara dari Skadron Udara 7. Tradisi “terbang solo” merupakan pertanda bahwa siswa Sekbang PSDP angkatan 81 telah menginjak tahap pendidikan bina terbang khususnya pada tahapan telah mampu mengawaki sendiri Pesawat Helikopter latih jenis Bell 47 G Soloy tanpa peran yang dominan dari instrukturnya. 

Tradisi “terbang solo” ditandai dengan pemotongan rambut, pemecahan telur di tiap kepala para siswa kemudian penempelan kapas di bekas pecahan telur dan penyiraman air bunga ke tubuh siswa yang diawali oleh Danlanud Suryadarma dengan diikuti para pejabat. Tradisi tersebut menandai bahwa siswa sebagai calon penerbang helikopter telah “menetas”.   Selain para siswa Sekbang PSDP TNI terdapat pula beberapa anggota Skadron Udara 7 baru bergabung yang turut mengikuti tradisi tersebut sebagai tanda bergabungnya mereka ke Skadron Udara 7.  

Baca juga:  Komandan Lanud Sjamsudin Noor Hadiri Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan

Dalam sambutannya Komandan Lanud Suryadarma Kol. Pnb Irwan Is. Dunggio S.Sos., menyatakan bahwa keberhasilan memasuki tahap terbang solo ini menandai bahwa langkah awal sebagai penerbang helikopter telah ditapaki dengan sesungguhnya. Namun diharapkan para siswa tidak takabur, karena tahapannya masih cukup panjang dan berliku untuk menjadi penerbang militer yang profesional. Ditambahkan bahwa pada tahapan ini merupakan langkah awal bagi para siswa untuk lebih berkonsentrasi lagi dalam rangka mengawaki pesawat helikopter dengan aman, lancar dan prosedural.  Hal ini mengingat masih sekitar  3 bulan ke depan untuk dapat menyelesaikan tahap bina terbang dengan menyelesaikan sekitar 100 jam terbang.

Sekbang PSDP Angkatan 81 diikuti 10 orang siswa dengan pangkat Sersan Mayor Siswa dibuka sejak 12 Juli 2010 di Lanud Suryadarma. Mereka telah menjalani ground school selama satu bulan lebih. Semuanya adalah mantan siswa Sekbang di Wing Pendidikan Terbang, Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta yang telah menjalani serangkaian pendidikan penerbang menggunakan pesawat bersayap tetap (fixed wing).  Setelah lulus dari Skadron Udara 7 mereka akan di kembalikan lagi ke Lanud Adi Sutjipto untuk menjalani pendidikan lanjutan sebagai calon Perwira TNI.  Mereka setelah menyelesaikan pendidikan sekitar akhir tahun 2010 akan dilantik sebagai perwira TNI dengan pangkat Letnan Dua dan disalurkan sebagai Penerbang Helikopter militer di satuan-satuan udara TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Laut.

Baca juga:  “Didalam Tubuh yang Kuat Terdapat Jiwa yang Sehat “

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel