BeritaFoto

Tugu Helikopter Lanud Atang Sendjaja Simbol Toleransi Beragama

Tugu_heli__1_
#TNIAU #TNI-AU

TNI AU. Tugu helikopter Lanud Atang Sendjaja yang terletak di pertigaan antara jalan Atang Sendjaja dan jalan raya Semplak merupakan salah icon di Bogor. Dalam rangka menyambut perayaan Natal tahun 2018, tugu heli tersebut diberikan polesan ornamen Natal berupa dua buah pohon Natal dan sekaligus menjadi simbol toleransi di wilayah Lanud Atang Sendjaja.

Ide penempatan ornamen Natal disampaikan oleh Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsma TNI Erwin B. Utama, yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh anggota Lanud Atang Sendjaja dengan membuat dua buah pohon natal yang dipasang menemani helikopter Twin Pac yang menjadi penghuni tugu tersebut. Sementara dibelakangnya terpampang baliho ucapan selamat Natal dan Tahun dari Danlanud Atang Sendjaja beserta staf.

Ketika menyampaikan ide tersebut, Danlanud Atang Sendjaja mengatakan bahwa warga Lanud Atang Sendjaja memiliki iman dan kepercayaan yang beragam sesuai dengan agama masing-masing yang dianutnya. “Kami mau memberikan gambaran kepada masyarakat Indonesia bahwa TNI AU khususnya Lanud Atang Sendjaja memiliki kehidupan toleransi yang tinggi”, jelas Marsma TNI Erwin B. Utama.

“Oleh sebab itu, lanjutnya, apapun hari raya keagamaan dari anggota Lanud Atang Sendjaja harus didukung dan diberikan apresiasi, karena itu tugu heli ini kita jadikan sebagai simbol toleransi antar umat beragama”.

“Siapapun yang memasuki wilayah Lanud Atang Sendjaja, harus dapat merasakan suasana toleransi melalui simbol-simbol keagamaan yang ditempatkan di tugu heli tersebut”,ujar Marsma TNI Erwin B. Utama. “Namun bukan hanya hari raya keagamaan, ketika hari raya nasional seperti HUT Kemerdekaan Indonesia, akan kita berikan simbol-simbol yang menjelaskan kepada masyarakat bahwa Negara Indonesia akan merayakan kemerdekaannya”, pungkasnya.

Masyarakat yang melihat perubahan di tugu heli terutama di malam hari yang dihiasi kerlap-kerlip lampu pohon natal, memberikan apresiasi atas kebijakan Komandan Lanud Atang Sendjaja tersebut. “Ini merupakan sebuah kejutan bagi kami, karena dengan penempatan ornamen Natal seperti ini, kami bisa merasakan adanya suasana Natal ketika memasuki wilayah Lanud Atang Sendjaja”, ungkap bapak Yosia yang ditemui ketika sedang mengambil gambar bersama keluarganya.

Sejak dipasangkan dua buah pohon Natal dengan hiasan lampu warna warni yang nampak indah apalagi di malam hari, maka setiap malam hari, tugu heli ramai dikunjungi masyarakat yang sekedar untuk mengabadikan moment indah tugu heli yang selama ini belum pernah ada.

Leave a Reply