Berita

TUJUH PENERBANG MUDA IKUTI TRANSISI

Dibaca: 104 Oleh 15 Jul 2011Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Penerbang Transisi di tiga Skadron Udara Wing 1 Lanud Halim Perdanakusuma, Upacara pembukaan dipimpin oleh Komandan Wing I Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb Ir. Tri Bowo Budi S, MM; Kamis (14/07) di lapangan apel Wing I Lanud Halim Perdanakusuma dengan ditandai penyematan tanda siswa latihan transisi penerbang yang diwakili oleh Letda Pnb Teguh Christiyanto. Hadir dalam upacara pembukaan para Kepala Dinas, Komandan Skadron dan perwira penerbang senior.

Ke tujuh penerbang muda tersebut merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 2009 dan lulusan Sekolah Penerbang Angkatan 82. Mereka masing-masing adalah Letda Pnb Teguh Christiyanto nantinya ditempatkan di Skadron Udara 17 Heli bersama dengan Letda Pnb Huminca Pakpahan dan Letda Pnb Dimas Prawito; Letda Pnb Helmi Miftahuddin dan Letda Pnb Achmad Syahroni di Skadron Udara 2; Letda Pnb Erwin Tri Prabowo dan Letda Aris S Febrianto di Skadron Udara 31. Setelah upacara pembukaan mereka langsung menjalani masa orientasi selama dua minggu dengan dipandu oleh salah seorang Perwira Senior di Wing I sebelum melanjutkan mengikuti Ground School atau bina kelas di Skadron Udara masing-masing selama tiga bulan.

Baca juga:  PNS Lanud Surabaya Mengikuti Upacara Peringatan HUT Ke-44 Korpri

Komandan Wing 1 Kolonel Pnb Ir. Tri Bowo Busi S, MM dalam sambutannya mengatakan latihan penerbang transisi ini diharapakan mampu menghasilkan penerbang yang berkualitas serta dapat mendukung operasional di Skadron.

“Saya minta dapat memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya dan mau belajar dengan sungguh-sungguh serta berlatih dengan semangat maupun displin yang tinggi, jauhkan sifat sombong, takabur dalam setiap gerak dan langkah dalam setiap kegiatan penerbangan,” demikian pintanya.

Sementara menurut penuturan Letda Pnb Teguh Christiyanto salah satu siswa, selaku insan angkatan udara yang baru pertamakalinya menginjakkan kaki dan mulai mengabdi di Lanud Halim Perdanakusuma, merupakan kesempatan dan kebanggaan, sehingga dirinya sangat menyadari perlunya segera beradaptasi dengan cepat dan menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi di lingkungan Lanud Halim Perdanakusuma. Lebih lanjut dikatakan juga, modal utama keberhasilan Sekolah Penerbang adalah soliditas, kekompakan, kebersamaan, merasa senasib dan sepenanggungan. Selain bangga, juga menyadari semua merupakan hasil kerja keras, hasil belajar yang tekun, dan yang tak kalah pentingnya, lingkungan sekitar seperti keluarga merupakan motifasi yang kuat bagi keberhasilan, tandasnya.

Baca juga:  Susgajarmis ke-30 Ditutup Marsda TNI Henri Alfiandi

Usia rata-rata para Elang Muda (istilah yang digunakan di lingkungan Penerbang TNI AU) ini merupakan kelahiran tahun 1987 dan 1988. Berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda-beda seperti pegawai negeri, militer dan petani. Masing-masing memiliki ciri khas yang berbeda-beda sebab itu ditempatkan tersebar di seluruh Skadron Udara yang berada dibawah komando Wing I Lanud Halim Perdanakusuma. Dan akan melaksanakan latihan sekolah transisi Penerbang pesawat F-27TS; CN235; Helikopter; dan Hercules C-130H.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel