Berita

Tunjangan Kinerja Tuntut Produktifitas dan Peningkatan Kinerja

Dibaca: 1 Oleh 17 Jan 2011Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Tunjangan kinerja yang diberikan oleh negara kepada prajurit dan PNS TNI menuntut hasil evaluasi kinerja yang lebih baik dan apabila tidak lebih meningkat, maka bukan tidak mungkin tunjangan tersebut akan ditinjau kembali atau bahkan dicabut. Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. menyampaikan hal tersebut dalam amanat tertulisnya yang di bacakan Komandan Pangkalan Udara Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Hadiyan Sumintaatmadja saat memimpin Upacara 17-an di Lapangan Jupiter, Senin (17/1).

 

Kepada seluruh prajurit dan PNS TNI, Panglima TNI mengingatkan bahwa tunjangan kinerja harus diimbangi dengan meningkatnya produktifitas kerja sesuai bidang masing-masing. Untuk itu Panglima TNI berharap agar para pimpinan atau komandan satuan di jajaran TNI untuk senantiasa melakukan pengawasan, pemeriksaan, koreksi dan instropeksi terhadap peningkatan kinerja, tertib admisnistrasi serta mengeleminir tindakan kontra produktif terhadap pemberian tunjangan kinerja yang dapat menganggu citra pelaksanaan Tugas Pokok TNI.

 

Dalam amanatnya Panglima TNI juga menyinggung masalah tantangan dan ancaman yang secara langsung dan tidak langsung akan berpengaruh terhadap pertahanan Negara Indonesia. Ancaman dan tantangan tersebut menurut Panglima TNI diantaranya berupa aksi terorisme global, persaingan pembangunan kekuatan milietr di dua negara konflik, kejahatan lintas negara, pelanggaran wilayah dan gerakan OPM.

Baca juga:  Perkokoh Persatuan Membangun Negeri

 

Menyimak tantangan dan ancaman tersebut, Panglima TNI menekankan bahwa TNI selaku komponen utama pertahanan negara dituntut untuk mampu menyiapkan diri sebaik-baiknya dengan memprioristaskan pada tercapainya postur kekuatan pokok minimum (MEF-Minimun Essential Force) secara bertahap dan berlanjut seperti yang diatur dalam Renstra pembangunan MEF TNI tahun 2010 -2014, termasuk program Reformasi Birokrasi TNI, Program Zero Growth dan Right Sizing semaksimal mungkin.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel