Berita

Tuntutan Profesionalisme Bagi Prajurit Angkatan Udara

Dibaca: 40 Oleh 18 Jul 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Pengabdian dan pengorbanan prajurit pejuang Sapta Marga, baru akan berakhir apabila hayat sudah tidak dikandung badan. Dengan langkah yang tegap dan penuh keyakinan, diibaratkan kalian sedang membawa lilin menyala di tangan. Tubuh lilin tersebut melambangkan pengabdian dan pengorbanan tanpa pamrih. Nyala api lilin itu akan padam bersamaan dengan lenyapnya bentuk fisiknya. Simbol idealisme yang digambarkan pada nyala lilin itu, hendaknya menginspirasi semangat pengabdian bagi setiap Taruna AAU sejak bertekad memilih menjadi prajurit TNI sebagai jalan hidupnya.

Demikian disampaikan Gubernur AAU, Marsda TNI Iman Sudrajat, SE saat memberikan wejangan kepada seluruh Calon Perwira Remaja (Capaja) pada acara tradisi Passing Out Parade Capaja TNI AU tahun 2017 di Gedung Sabang Merauke, Senin (17/7).

Lebih lanjut Gubernur menyampaikan selesainya pendidikan yang telah tempuh di kampus AAU ini, bukan berarti berakhir pula proses dalam menuntut ilmu. Tuntutan profesionalisme bagi prajurit angkatan udara mengharuskan Capaja untuk selalu belajar dan berlatih serta menempa diri secara berjenjang dan berlanjut sehingga akan menjadikan prajurit yang mempunyai kemampuan, kekuatan, dan kesiapan untuk melaksanakan setiap tugas yang diberikan oleh negara.. “Ukirlah sejarah hidup kalian sehebat mungkin, sehingga akan dikenang abadi oleh generasi setelah kalian. Buatlah diri kalian menjadi legenda yang baik, khususnya di jajaran Angkatan Udara dan Tentara Nasional Indonesia pada umumnya”, tegas nya.

Baca juga:  “Profesional, Disiplin dan Bersih” Menjadi Motto Pangkoopsau I

Selain menerima wajangan dari Gubernur AAU sebagai bekal bagi para Capaja yang akan memulai kariernya di TNI Angkatan Udara, pada kesempatan tersebut Ibu Asuh Taruna, Ibu Heny Iman Sudrajat juga memasangkan cincin almamater AAU kepada Capaja Bernardinus Yoga Kristian.

Usai menerima wejangan dan pemasangan cincin, seluruh Capaja dengan lilin menyala ditangan, melintasi barisan Gordon sebagai penghormatan bagi Capaja yang akan meninggalkan kampus AAU menuju medan pengabdian yang sebenarnya.

Acara Passing Out Parade ini merupakan salahsatu acara tradisi Wingkorps Taruna sekaligus sebagai malam pengantar tugas bagi seluruh Capaja yang akan dilantik menjadi Perwira TNI Angkatan Udara. Acara yang berlangsung khidmat ini juga dimaksudkan agar seluruh Capaja memiliki suatu kenangan terindah mulai dari awal hingga akhir perjalanan dalam mengikuti pendidikan di kampus Akademi Angkatan Udara. Dalam kegiatan tersebut juga ditampilkan kreatifitas dan seni kreasi para Taruna Taruni AAU. Esok harinya para Capaja akan bertolak ke Jakarta untuk mengikuti rangkaian kegiatan Praspa dan Penyumpahan Perwira di Istana Merdeka Jakarta.

Baca juga:  Olah Raga Bersama Di Lanud Sultan Hasanuddin

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel