Berita

Tupdik Susgumil Bintara A-23 Dan Sustek PABX A-2 Di Lanud Sulaiman

Dibaca: 15 Oleh 24 Jun 2015Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Kepala Dinas Operasi Letkol Lek Sutrasno mewakili Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Olot Dwi Cahyono bertindak selaku inspektur upacara pada penutupan pendidikan Kursus Guru Militer Bintara (Susgumil Ba) Angkatan ke-23 dan Kursus Teknik (Sustek) PABX Angkatan ke-2 yang dilaksanakan di gedung balai prajurit Cendrawasih, Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Rabu (24/6/2015).

Danlanud dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kadisops menyampaikan bahwa berbagai bidang kejuruan dari disiplin ilmu apapun akan sangat berguna dan bermanfaat. Ilmu yang satu akan menopang dan mendukung ilmu yang lain. Tidak ada yang lebih hebat dan mumpuni. “Justru ilmu itu akan menjadi kekuatan bila segala unsur yang mendukung didalamnya dapat dihargai sekecil apapun,” kata Kadisops.

Danlanud pun berpesan dan kepada para lulusan, agar mampu memaknai tugas dan tanggung jawabnya sebagai panggilan hati. Diharapkan pula akan tumbuh kecintaan terhadap tugas, baik sebagai tenaga teknisi maupun sebagai tenaga pendidik sehingga mampu memberikan yang terbaik bagi institusi. “Dengan terus belajar dan berlatih, saya yakin dan percaya para lulusan akan dapatmelahirkan berbagai kreativitas,” jelas Kadisops.

Baca juga:  Karateka Pengcab Banjarmasin Borong Medali Emas di Kejuaraan Karate ’’Danlanud Cup I 2014’’

Serda Hendro (Anggota Skadik 202) dan Serka Maulana (anggota Senkom) yang keduanya berasal dari satuan Lanud Sulaiman ditetapkan sebagai siswa lulusan terbaik Susgumil Bintara A-23 dan Sustek PABX A-2. Pendidikan Susgumil Bintara dilaksanakan selama empat bulan di Skadron Pendidikan 201 diikuti 29 siswa bintara dan Sustek PABX dilaksanakan di Skadik 202 diikuti 15 siswa.

Upacara tersebut diikuti pula para komandan satuan di wilayah Sulaiman atau yang mewakili, para kepala dinas, para komandan skadik, para perwira, serta perwakilan bintara, tamtama, dan pegawai negeri sipil.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel