Berita

Tupdik Susjurlata Paskhas A-36 Dan Susbamenjur Paskhas A-11 Di Lanud Sulaiman

Dibaca: 10 Oleh 06 Mei 2015Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Penggemblengan mental dan fisik di skadron pendidikan  204, mengandung makna terdalam yakni mempersiapkan kapasitas fisik, mental, dan intelektual  kalian untuk memupuk jiwa semangat pengabdian dan integritasnya selaku prajurit Paskhas. Karena pada hakekatnya, pendidikan di lingkungan militer selalu mengintegrasikan pembentukan prajurit pada kepribadian, jiwa juang, dan kemampuan akademis sebagai kesatuan yang utuh.

Hal  tersebut  disampaikan  Komandan  Lanud  Sulaiman  Kolonel  Pnb  Djamaluddin, M.Si(Han)., selaku inspektur upacara pada penutupan pendidikan Kursus Kejuruan Lanjutan Tamtama Paskhas (Susjurlata Paskhas) Angkatan ke-36 danKursus Bintara Manajemen Kejuruan Paskhas (Susbamenjur Paskhas) Angkatan ke-11 yang dilaksanakan di lapangan apel staf II Lanud Sulaiman, Kec. Margahayu, Kab. Bandung, Rabu (6/5/2015).

Selaku prajurit Paskhas dituntut untuk selalu membudayakan diri dalam melihat, membaca, dan  bertindak pada setiap permasalahan dan situasi apapun dengan selalu berpijak pada prosedur dan norma hukum yang berlaku. ” Dengan mengutamakan kualitas dan selalu menanamkan sikap Karmanye Vadikarestu Mapalesu Kadatjana serta kesadaran yang tinggi, apapun jenis tugas yang kalian lakukan, semuanya akan bermuara pada terlaksananya tugas-tugas TNI Angkatan Udara,” tegas Danlanud diakhir sambutannya.

Baca juga:  Danlanud Abd Ikut Bersih-Bersih Kali Brantas

Serka Raja Muhsin (Detasemen Matra 1 Wing I Paskhas) ditetapkan sebagai lulusan terbaik dari pendidikan Susbamenjur Paskhas A11 dan Praka Antok Adi S., (Satuan Bravo 90) sebagai siswa lulusan terbaik Susjurlata Paskhas A-36yang dilaksanakan di Skadron Pendidikan 204 Lanud Sulaiman.

Pendidikan Susbamenjur Paskhas diikuti sembilan siswa bintara dan Susjurlata diikuti 100 siswa tamtama. Mereka menempuh pendidikan selama tiga bulan untuk menyelesaikan 524 jam pelajaran.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel