Berita UtamaKoopsau 1

Umat Kristiani Lanud Rsn Lakukan Doa Keselamatan

Umat Kristiani Lanud Rsn Lakukan Doa Keselamatan
#TNIAU 

TNI AU. Dengan pujian “Betapa baiknya Engkau Tuhan” Liturgis membuka doa bersama untuk kelancaran keselamatan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, Ir. Joko Widodo dan K.H.Ma’ruf Amin, turut hadir dalam doa keselamatan Komandan Lanud Rsn Marsma TNI Ronny Irianto Moningka,S.T., M.M., di Gereja Oikumene Lanud Roesmin Nurjadin, Jum’at malam (18/10/19).

Marsma TNI Ronny Irianto Moningka mengatakan, bahwa doa keselamatan bangsa adalah pesan lisan dari Pangkoopsau I Marsma TNI M.Khairil Lubis untuk mengajak umat beragama dibawah jajarannya untuk melakukan doa keselamatan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI serta dalam melaksanakan tugas nantinya berjalan dengan aman, makmur dan terhindar dari perpecahan.

“Kita sebagai bangsa yang besar, wajarlah kiranya mendoakan keselamatan buat pimpinan kita, apalagi yang berkaitan dengan NKRI oleh karena itu tepatlah kiranya kita lakukan doa keselamatan agar tidak terjadi gangguan-gangguan dari pihak yang tidak bertanggung jawab dan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden berjalan dengan penuh kedamaian”, kata Danlanud Rsn.

Danlanud Rsn Marsma Ronny Moningka mengatakan, kalau kita berdoa dengan sungguh-sungguh, Tuhan akan mendengar dan akan memberikan yang terbaik bagi Bangsa Indonesia yang tercinta.

Sedangkan Pdt Lasma Tambunan, STh, menyampaikan kotbahnya dengan tema “Sikap orang percaya terhadap Pemimpin” dari nats Firman Tuhan Ibrani 13: 17-21; Kitab Ibrani ditulis oleh Rasul Paulus kepada orang orang kristen Ibrani di Yudea, surat yang singkat berisi 13 pasal dan 303 ayat. Dalam pasal 13 ayat 17 Rasul Paulus membahas tentang Bagaimana sikap orang-org Ibrani kepada pemimpin mereka. Perlu diketahui bahwa setiap Pemimpin diangkat Tuhan baik secara langsung ataupun tidak langsung. Semua pemimpin yang ada di dunia ini Tuhan yg memilih, Tuhan yang mengangkat. Karena Tuhan yang mengijinkan mereka untuk menjadi pemimpin.

“Dalam Firman Tuhan ini ada 3 point, bagaimana sikap kita sebagai orang percaya terhadap pemimpin.

Pertama, Mentaati pemimpin, Taat berbicara tentang perbuatan dan tunduk adalah tentang sikap hati. Kita harus mentaati pemimpin bukan hanya perbuatan saja tetapi juga tunduk dengan sikap hati. Karena bagaimana mungkin kita bisa taat kepada pemimpin tertinggi kita yaituTuhan Yesus Kristus kalau kepada pemimpin di dunia saja kita tidak bisa taat.

Kedua, Berdoa untuk pemimpin, Berdoa adalah sesuatu yang tidak boleh terlepas dari hidup orang percaya. Krn doa adalah nafas hidup orang percaya. Tuhan akan selalu menyendengkan telinga, untuk setiap seruan doa kita.

Setiap pemimpin tidak ada yang sempurna, pasti ada kekurangan. Karena itu mari kita doakan supaya mereka hidup dalam kekudusan dan tidak melanggar kehendak Tuhan.

Jangan kita menuntut apa yang dapat bangsa ini berikan kepada kita. Namun berikan sesuatu yang berguna kepada bangsa ini yaitu doa-doa bagi bangsa kita. 1 Timotius 2:1-2 mengatakan hendak lah kita berdoa syafaat kepada bangsa dan pemimpin kita.

Serta yang ketiga, Tuhan akan memberikan kesejahteraan kepada kita. Tuhan tidak sembarangan membuat kita ada di kota bahkan di negara kita. Dalam Yeremia 29:7 dikatakan Tuhan mempunyai rencana menempatkan kita di negara Indonesia tercinta ini. Selain berdoa Tuhan juga menginkan kita berperan aktif dalam menciptakan kesejahterahan dimana Tuhan tempatkan kita”,ujar Pdt.Lasma.

Majelis di POUK Lanud RSN yang bertugas sebagai Liturgis ibadah Letkol Kes Novita Sinaga menjelaskan, bahwa kegiatan ibadah bersama umat Kristiani dalam rangka Doa Keselamatan ini dihadiri oleh umat Kristiani Lanud RSN dan Insub, puji Tuhan ibadah berjalan dengan hikmat.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel