Berita

Umat Muslim Lanud Surabaya Sholat Idul Fitri 1431 H

Dibaca: 3 Oleh 14 Sep 2010Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Ratusan umat Muslim warga Lanud Surabaya dan masyarakat sekitarnya, Jumat (10/9), memadati lapangan tennis Lanud Surabaya untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1431 H dengan Khatib Ustadz Drs. H. Asyhuri, MM merangkap Imam Sholat Idul Fitri.

Sholat Idul Fitri yang berlangsung kitmad tersebut diawali dengan laporan penerimaan dan penyaluran zakat, Sambutan Komandan Lanud Surabaya Kolonel Pnb Johannes Berchmans, SW. yang dibacakan oleh Kadispers lanud Surabaya Mayor Adm Darwis Akmal Priyatama dilanjutkan khutbah Idul Fitri oleh Khatib Ustadz Drs. H. Asyhuri, MM yang diakhiri dengan do’a dan acara halal bi halal seluruh jama’ah sholat Idul Fitri.

Komandan Lanud Surabaya Kolonel Pnb Johannes Berchmans. SW dalam sambutannya sebelum pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1431 H mengatakan, Ibadah puasa merupakan kesempatan yang diberikan Allah SWT kepada manusia untuk dapat meningkatkan kembali kemampuan idividu dalam mengendalikan hawa nafsu, yang pada gilirannya nanti secara akumulatif menjadi kemampuan bersama dalam mengendalikan hawa nafsu seluruh umat manusia di dunia ini dan bila kemampuan tersebut dapat dibina secara berlanjut, maka akan selamatlah kehidupan manusia di muka bumi ini. itulah hakekat tujuan ibadah puasa dalam pengertian Universal.

Baca juga:  Sense Of Security Dan Sense Of Intelligance adalah Hal Yang Mutlak Bagi Prajurit TNI AU

Lebih lanjut Komandan Lanud Surabaya mengharapkan, dengan selesainya bulan Suci Ramadhan ini, kemampuan pengendalian diri Kita dan lebih luas lagi seluruh warga dan Bangsa Indonesia semakin kuat, sehingga tali silahturrahim semua komponen Bangsa dapat terjalin dengan baik. “Dengan demikian Kita dapat selalu survive bersama dalam menghadapi masa depan yang lebih kompleks”.

Sementara Ustadz Drs. H. Asyhuri, MM. dalam khutbahnya menjelaskan kata “fitrah “ paling tidak mengandung dua arti. Pertama kesucian, karena ada hadis yang menyatakan kullu mauludin yuuladu ‘alal fitrah dan sering diartikan sebagai setiap bayi yang dilahirkan dalam keadaan suci, fitrah, kesucian. Karena memang diharapkan pada Idul Fitri, orang beriman yang telah menunaikan pelatihan Ramadhan ‘terlahir’ lagi dalam keadaan suci bersih, terjauh dari dosa karena telah berhasil juga mengikis dan melebur dosanya dengan beribadah selama Ramadhan, dan Fitrah juga mengandung arti kekuatan. Allahu fathirusamawati wal ardi, Allah yang telah menciptakan tetapi sekaligus memberikan kekuatan pada alam semesta. Maka kata fitrah itu adalah kekuatan. Di sini maknanya yakni orang yang Idul Fitri adalah mereka yang terlahir dengan kekuatan-kekuatan baru. Karena selama bulan suci Ramadhan telah berhasil melatih diri, menempa diri dengan hablum minallah (berhubungan dengan Allah).

Baca juga:  Seluruh Personel Lanud Balikpapan Ikuti Tes Urine

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel