Berita

Upacara 17-an di Koopsau II

Dibaca: 3 Oleh 23 Mei 2010Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Kasau : MENYIAPKAN DIRI SIAP PERANG

MERUPAKAN LANGKAH CERDAS

 

 

Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal TNI Imam Sufaat, SIP mengatakan, meskipun bagi bangsa Indonesia perang merupakan jalan terakhir yang akan ditempuh, namun menyiapkan diri untuk selalu siap perang merupakan langkah yang cerdas untuk menjamin agar situasi damai.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Kasau dalam amanat tertulis pada upacara bendera bulanan, di Makoopsau II yang dibacakan Inspektur Koopsau II Kolonel Tek Edy Pramono, Senin (17/5). Upacara yang diikuti seluruh prajurit dan PNS Makoopsau II itu, diwarnai dengan pengibaran bendera merah putih dan pembacaan pembukan UUD 1945, pengucapan Sapta Marga serta Pembacaan Panca Prasetya Korpri.

 

Menurut Kasau, dalam kurun waktu sepuluh tahun kedepan, tantangan yang bakal dihadapi TNI AU makin berat. Keterbatasan anggaran serta masih tingginya tingkat ketergantungan terhadap teknologi luar merupakan permasalahan yang belum sepenuhnya bisa di atasi TNI AU.

 

”Kita semua menyadari bahwa angkatan udara merupakan salah satu kekuatan yang dapat menjadi ber-gaining power dalam penyelesaian konflik antar negara, tetapi keterbatasan anggaran dan ketergantungan teknologi telah menyebabkan tersendatnya pebangunan TNI AU kedepan” ujar Kasau.

Baca juga:  LANUD SURYADARMA KIRIM PASUKAN PEMBENTUKAN SATGAS TRI PATRA PILKADA

 

Oleh karena itu orang nomor satu di TNI AU ini minta agar seluruh prajuritnya untuk terus melakukan penguasaan teknologi matra udara. Menurutnya, pembinaan kmampan NI AU harus diarahkan untuk mewujudkan kesiapan operasional, baik pesawat tempur, angkut maupun helikopter serta Alutsista pendukung lainya.

 

Kasau menjelaskan, hal lain yang tidak kalah pentinya dalam upaya pembinaan kekuatan TNI AU adalah masalah safety. Di TNI AU, budaya safety, menurut Kasau merupakan tahapan yang sangat penting dan sangat menentukan keberhasila operasional TNI AU. Karena, budaya yang dapat dilakukan secara perorangan maupun kelompok ini muranya untuk mencegah terjadinya accident maupn incident.

 

”Upaya pembinaan keselamatan terbang dan kerja melalui program road to zero accident, hendaknya terus dilaksanakan secara konsisten tanpa mengabaikan tujuan aspek operasi dan latihan” tegas Kasau.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel