Berita

UPACARA 17 AN DI LANUD HALIM PERDANAKUSUMA

Dibaca: 7 Oleh 17 Feb 2011Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Upacara Bendera 17 an yang setiap bulan dilaksanakan, untuk bulan Pebruari ini dilaksanakan di Lanud Halim Perdanakusuma dengan Inspektur Upacara Kepala Dinas Psikologi Angkatan Udara {Kadispisiau} Marsekal Pertama TNI Drs. Ahadijat di Taxy Way Echo, Lanud Halim Perdanakusma, Kamis (17/2). Upacara diikuti Para Perwira, Bintara dan Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil dari Lanud Halim Perdanakusuma, Dinas Psikologi, Dissurpotrudau dan Bekmatpus.

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Imam Sufaat dalam sambuatan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Psikologi bahwa pada tahun 2011 ini Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) akan masuk ke TNI, hal ini merupakan suatu kemajuan positif yang kita harapkan dapat membawa perubahan yang baik guna mewujudkan organisasi Angkatan Udara yang bersih dan berwibawa yang sesuai dengan harapan seluruh masyarakat Indonesia.

Lebih lanjut dikatakan Kasau Konsekuensi masuknya KPK ke TNI adalah kita harus lebih mempersiapkan diri secara lebih baik dalam seluruh aturan, sehingga tidak diketemukan penyimpangan, temuan Wasrik yang diperoleh TNI adalah penilaian wajar dengan pengecualian, yang harus kita tingkatkan pada tataran wajar tanpa pengecualian, ini suatu usaha yang besar dan perlu tekad yang kuat seluruh unsur pimpinan Angkatan Udara dengan mengedepankan prinsip-prinsip kehati-hatian, keterbukaan dan tanggung jawab yang tinggi dalam mengelola dan menggunakan anggaran, barang dan jasa sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dan Instruksi Presiden, jelas Kasau.

Baca juga:  BADMINTON DANLANUD CUP

Selain itu, menurut Kasau perkembangan situasi yang patut diwaspadai oleh kita semua adalah konflik SARA yang terjadi di beberapa tempat saat ini, khususnya konflik SARA di Pandeglang Banten, konflik itu sangat mudah menyulut emosi yang menyebabkan bentrokan antar golongan. Oleh sebab itu Kasau instruksikan agar pimpinan di setiap satuan mencermati setiap perkembangan di lingkungan masing-masing, manfaatkan setiap kesempatan untuk memberikan pembekalan yang benar yang dapat menjadi benteng dalam melakukan tindakan, Kasau tidak ingin ada anggota Angkatan Udara yang terlibat dalam kegiatan atau perbuatan melawan hukum terkait dengan SARA, tekan Kasau.

Di akhir sambutannya Kasau mengatakan bahwa TNI Angkatan Udara turut aktif mencermati situasi dan kondisi Internasional seperti mengevakuasi warga Negara Indonesia keluar dari Mesir pada saat gejolak terjadi. Tugas ini terlaksana dengan baik bersama instansi lain yang terkait.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel