Berita

UPACARA 17-AN DI LANUD PEKANBARU

Dibaca: 3 Oleh 19 Sep 2011Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Berbagai catatan tragedi kemanusiaan yang disebabkan oleh aksi teroris terjadi pada bulan September beberapa tahun yang lalu, baik yang terjadi di dalam negeri, seperti peristiwa bom mobil di depan Kedutaan Australia pada tanggal 9 september 2004 maupun di luar negeri, yaitu peristiwa penyerangan gedung WTC di New York Amerika Serikat pada tanggal 11 September 2001 silam yang menewaskan sekitar 3.000 korban jiwa, demikian disampaikan Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E, dalam amanatnya yang di bacakan Komandan Lanud Pekanbaru, Kolonel Pnb Bowo Budiarto, S.E, selaku Inspektur Upacara pada Upacara Tujuh Belasan 17 September 2011, di Apron Base Ops Lanud Pekanbaru, Senin (19/9).

Berkaitan dengan hal tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa masalah terorisme bukanlah hal yang ringan, untuk itu Panglima TNI menegaskan agar jajaran TNI tidak ragu-ragu dalam memberantas aksi-aksi dari kelompok terorisme tersebut. Hal ini sangat berkaitan dengan tugas pokok TNI sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. ”Ingat bahwa Negara dan TNI khususnya, tidak akan dan tidak boleh kalah oleh kelompok teroris, diperlukan sinergi yang kuat dari seluruh komponen Bangsa, baik unsur TNI-Polri, maupun komponen masyarakat lainnya, dalam implementasi pemberantasan terorisme ini”, demikian ditegaskan Panglima TNI.

Baca juga:  Kesejahteraan Prajurit TNI AU Diutamakan

Pada akhir amanatnya Panglima TNI juga menyampaikan tentang beberapa persoalan yang saat ini mengemuka di tanah air, seperti masalah Separatisme di Papua dan terjadinya kerusuhan di Ambon, hal tersebut merupakan tantangan yang harus dihadapi dengan semangat kebersamaan yang kuat. Semangat tersebut akan menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi setiap tantangan maupun melawan setiap usaha, yang mencoba mendisintegrasikan Bangsa.

Upacara Bendera Tujuh Belasan di Lanud Pekanbaru ini diikuti oleh seluruh anggota di jajaran Lanud Pekanbaru beserta Insub, adapun Komandan Upacara adalah Kapten Kes Miryanto Andiek, K, Amd, sedangkan pengucap Sapta Marga adalah Serda Toto, Pengucap 8 Wajib TNI adalah Pratu Anton serta pembaca Panca Prasetya Korpri PNS Erick Simanjuntak. .

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel