Berita

UPACARA 17-AN DI LANUD PEKANBARU

Dibaca: 2 Oleh 17 Jan 2012Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

“Memasuki awal Tahun 2012 ini, kita sudah mulai menyaksikan perkembangan kehidupan nasional yang dinamikanya sangat cepat dan dapat di pastikan akan terjadi perjumpaan berbagai aspirasi dan kepentingan yang tidak semuanya dapat seiring sejalan. Hal ini wajar bila kemudian terjadi peningkatan suhu politik yang semakin memanas. Memperhatikan kecenderungan tersebut kepada seluruh prajurit dan PNS TNI beserta keluarganya saya tekankan untuk tidak terlibat atau melibatkan diri dalam perkara yang bukan menjadi dominan TNI”, demikian disampaikan Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E, dalam amanatnya yang di bacakan Komandan Lanud Pekanbaru, Kolonel Pnb Bowo Budiarto, S.E, selaku Inspektur Upacara pada Upacara Tujuh Belasan 17 Januari 2012, di Apron Base Ops Lanud Pekanbaru, Selasa (17/1).

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan, jangan sekali-kali turut campur dalam urusan yang bukan menjadi kewenangan TNI dan waspada terhadap segala bentuk provokasi dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan dan tidak bertanggung jawab. Untuk itu, para prajurit dan PNS TNI agar selalu pelihara kebersamaan, tingkatkan soliditas dan solidaritas sesama keluarga besar TNI, TNI dengan aparat negara lainnya dan yang paling utama adalah TNI dengan rakyat, agar kita tidak dapat diadu domba oleh pihak manapun juga yang tidak suka bila melihat TNI solid,utuh dan kuat. Selanjutnya terkait dengan pasca Pilkada, yang patut di waspadai dan di antisipasi bersama, agar tidak merusak harmoni sosial atau persatuan dan kesatuan bangsa serta tidak menimbulkan gangguan terhadap Stabilitas Nasional, Panglima TNI menekankan kepada seluruh prajurit TNI untuk benar-benar menjunjung tinggi komitmen netralitas TNI dari segala bentuk kegiatan politik praktis, dan senantiasa membina kemanunggalan TNI-Rakyat.

Baca juga:  "KEPEDULIAN PIA A.G"

Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI juga menyampaikan bahwa TNI sebagai alat dan komponen utama pertahanan negara, sudah seharusnya mengkonsentrasikan diri dan memandatkan segala upaya membangun kesiapsiagaan guna menghadapi ancaman potensial maupun ancaman faktual sebagai dampak negatif dari kecenderungan lingkungan strategis. Atas dasar pemikiran tersebut, sebagai mana rencana Rapim TNI tahun 2012 yang akan di laksanakan mulai besok, TNI telah menetapkan kebijakan untuk melanjutkan Reformasi Birokrasi dan Pembangunan kekuatan pokok minimum TNI, dalam program kerja TNI tahun 2012.

Upacara Bendera Tujuh Belasan di Lanud Pekanbaru ini diikuti oleh seluruh anggota di jajaran Lanud Pekanbaru beserta Insub, adapun bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Kapten Tek Naharudin, sedangkan pengucap Sapta Marga adalah Serda Savan, Pengucap 8 Wajib TNI adalah Prada Arinalhaq serta pembaca Panca Prasetya Korpri PNS Azis Khan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel