Berita

UPACARA 17-AN DI LANUD SUPADIO

Dibaca: 2 Oleh 17 Sep 2012Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Bertempat di Apron Lanud Supadio, Senin (17/9) dilaksanakan upacara bendera 17-an bulan September tahun 2012. Upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh para pejabat dan anggota disatuan kerja Lanud Supadio, Skadron Udara 1, Batalyon 465 Paskhas dan para Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Letkol Pnb Deni H. Simanjuntak selaku Inspektur Upacara (Irup) mewakili Komandan Lanud Supadio Kolonel Pnb Kustono, S.Sos membacakan amanat tertulis Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E.

Dalam amanatnya Panglima TNI mengatakan, di bulan September terdapat beberapa catatan terkait aksi terorisme, baik yang terjadi diluar maupun didalam negeri, seperti peristiwa pengeboman gedung WTC di New York, Amerika Serikat pada tahun 2001, yang menewaskan sekitar 3.000 korban jiwa, dan peristiwa bom mobil di depan kedutaan Australia pada tahun 2004.

”Kedua contoh peristiwa tersebut hendaknya menjadi pengingat bagi kita untuk selalu waspada terhadap kemungkinan aksi terorisme, karena para teroris memiliki sasaran yang sangat variatif, mulai dari menyerang institusi maupun ruang publik orang asing, pusat perbelanjaan, tempat peribadatan bahkan belakangan ini sasarannya diarahkan kepada aparat keamanan khususnya aparat dari Kepolisian, seperti yang terjadi secara berturut-turut di kota Solo baru-baru ini,” jelas Panglima TNI.

Selain itu, lanjut Panglima TNI, telah terjadi konflik komunal di Sampang dan beberapa daerah lain, bahkan hingga menelan korban jiwa, hal ini telah mengusik rasa kebhinnekaan yang merupakan ciri khas bangsa Indonesia.

”Oleh karenanya kita perlu mawas diri, bahkan TNI harus mampu bertindak selaku perekat bangsa dan membantu menciptakan kondisi yang kondusif untuk mengembalikan jati diri bangsa Indonesia yang cinta damai dan sangat religius,” kata Panglima TNI.

 

 

Baca juga:  DIRLATGAB TNI CEK KESIAPAN PASUKAN DAN ALUTSISTA DI MALANG

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel