Berita

Upacara 17an Bulan September di Lanud Rembiga

Dibaca: 1 Oleh 19 Sep 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Bertempat di lapangan Upacara Mako Lanud Rembiga Senin (18/9), digelar upacara bendera tujuhbelasan bulan September 2017. Bertindak selaku Inspektur Upacara Komandan Lanud Rembiga Kolonel Pnb Dodi Fernando, SE, MSoc.Sc dan diikuti oleh seluruh personel Lanud Rembiga baik perwira, bintara, tamtama maupun ASN.

Dalam sambutannya yang dibacakan Danlanud Rembiga, Pangkoopsau II Marsda TNI Yadi I. Sutanandika, MSS menyampaikan bahwa Upacara bendera setiap tanggal 17 ini, merupakan tradisi kejuangan yang senantiasa di laksanakan untuk mengingatkan kita terhadap peristiwa bersejarah pada masa pejuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu saya mengharapkan para prajurit dan ASN TNI Angkatan Udara senantiasa sadar dan mampu memahami esensi perjuangan para pendahulu sekaligus meneladani semangat pengabdian dan pengorbanannya dalam upaya meningkatkan kualitas pengabdian kepada negara dan bangsa melalui TNI Angkatan Udara

Lebih lanjut Pangkoopsau II menegaskan kepada seluruh Prajurit dan ASN jajaran Koopsau II, agar senantiasa meningkatkan faktor keselamatan terbang dan kerja, sebagai tindakan preventif terhadap kemungkinan timbulnya kerugian personel maupun material Angkatan Udara. Dan memerintahkan para Komandan satuan untuk benar-benar turun ke lapangan dan ikut mengecek serta tidak segan-segan melakukan pengawasan secara ketat terhadap para prajurit yang mengoperasikan alutsista yang berpotensi terjadinya Accident maupun Incident. Optimalkan jam Komandan, manfaatkan setiap waktu yang ada sebagai langkah pencegahan terhadap kemungkinan timbulnya Incident maupun Accident

Baca juga:  Danlanud Sulaiman Hadiri Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung Ke-374

Terakhir Pangkoopsau II menyampaikan beberapa atensi yang harus dipedomani oleh seluruh personel jajaran Koopsau II, yaitu Pertama, bentengi diri dan keluarga melalui peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugads. Kedua, laksanakan tugas dan fungsi sesuai kewenangan secara optimal, yang berlandasan pada moralitas, dedikasi dan ketulusan hati dalam bekerja serta tanggung jawab yang tinggi. Ketiga, tingkatkan perhatian terhadap bawahan, terapkan reward dan punishment dalam upaya menekan angka pelanggaran prajurit semaksimal mungkin, yang akhir-akhir ini sering terjadi di jajaran Koopsau II, seperti kasus disersi, perkelahian, perselingkuhan serta laka lalin yang dapat mengancam keselamatan jiwa. Keempat, tingkatkan kepekaan terhadap dinamika perkembangan lingkungan yang terjadi, serta mampu mengantisipasi segala bentuk perubahan yang ada. Kelima, lakukan cegah dini terhadap setiap hal-hal negative sekecil apapun degan selalu meningkatkan Sence of Security dan Sence Of Intelegent.

 

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel