Berita

Upacara Bendera 17-an Bulan Maret 2014 di Lanud Sjamsudin Noor

Dibaca: 6 Oleh 18 Mar 2014Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Bertempat di Lapangan Apel Lanud Sjamsudin Noor, Senin, (17/3), Komandan Lanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Esron S.B. Sinaga, S.Sos., memimpin langsung pelaksanaan Upacara Bendera 17-an bulan Maret tahun 2014. Upacara diikuti oleh para Kepala Dinas, Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS Lanud SAM. Bertindak sebagai Komandan Upacara Ps. Kasi Opslat Lanud SAM Kapten Tek Ertono Darongke. 

Komandan Lanud Sjamsudin Noor membacakan amanat Panglima Komando Operasi TNI AU II, Marsekal Muda TNI Agus Supriatna. diawal amanatnya Panglima Komando Operasi TNI AU II memberikan apresiasi secara positif dan mengajak bersyukur kepada seluruh Prajurit dan PNS jajaran Koopsau II atas keberhasilan pelaksanaan program kerja Triwulan Pertama 2014. Selanjutnya, berkaitan akan diselenggarakan Pemilu 9 April 2014 mendatang, TNI AU jajaran Koopsau II memiliki tanggung jawab untuk menjamin suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi tersebut, diharapkan agar jangan sampai menciderai komitmen Netralitas TNI, demikian penekanan Pangkoopsau II. 

Dalam pelaksanaan tugas kedepan Pangkoopsau II menyampaikan beberapa penekanan kepada seluruh prajurit dan Pns jajaran Koopsau II untuk diperhatikan, dipedomani dan dilaksanakan yaitu : 

Baca juga:  Panglima TNI: Perkokoh Kemanunggalan dengan Rakyat

Pertama. Bentengi diri dan keluarga melalui peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang maha Esa, sebagai Landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas. 

Kedua. Laksanakan tugas dan fungsi sesuai kewenangannya secara optimal, yang berlandaskan pada moralitas, dedikasi dan ketulusan hati dalam bekerja serta tanggung jawab yang tinggi. 

Ketiga. Tingkatkan perhatian terhadap bawahan, terapkan Reward and Punishment dalam upaya menekan angka pelanggaran prajurit semaksimal mungkin, akhir-akhir ini sering terjadi di jajaran Koopsau II, seperti kasus desersi, perkelahian, perselingkuhan serta kecelakaan lalu lintas yang dapat mengancam keselamatan jiwa. 

Keempat
. Dalam pelaksanaan perencanaan berorientasi pada “Out Come Base Planing” dan tingkat tertib administrasi agar “Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)” dapat diwujudkan. 

Kelima
. Lakukan cegah dan tangkal dini terhadap setiap ancaman yang datang sekecil apapun dengan selalu meningkatkan Sense Of Security dan Sense Of Inteligent.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel