Berita

Upacara Bendera 17-an Bulan September 2013 Di Lanud Sjamsudin Noor

Dibaca: 1 Oleh 17 Sep 2013Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Esron S.B. Sinaga, S.Sos., memimpin langsung pelaksanaan Upacara Bendera 17-an di bulan September 2013 di Lapangan Apel Lanud SAM, Selasa (17/9). Upacara yang dilaksanakan tersebut diikuti oleh para Kadis Lanud SAM, Dansatpom Lanud SAM, para Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS Lanud SAM.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor membacakan amanat Pangkoopsau II Marsekal Muda TNI Agus Supriatna. Dalam amanatnya dikatakan bahwa menyikapi dinamika perkembangan situasi keamanan nasional pada kondisi tertib sipil, dalam kaitan penanganan konflik sosial, tugas perbantuan TNI kepada POLRI telah diatur sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Untuk itu gunakan Inpers nomor 2 tahun 2013 serta sinkronkan dengan kesepakatan bersama-MOU TNI-POLRI tahun 2013 dalam penanganan konflik sosial sehingga tidak ada keraguan dan hambatan dalam pelaksanaan tugas. “Kembangkan fungsi dan peran Leadership khususnya para perwira agar mampu membawa seluruh anggotanya menuju kebenaran, kecermatan dan ketepatan dalam pelaksanaan tugas-tugas satuan” , tegas Pangkoopsau II.

Baca juga:  147 Anggota Lanud Halim P. Naik Pangkat Setingkat Lebih Tinggi

Guna optimalisasi pelaksanaan tugas-tugas ke depan dan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas, Pangkoopsau II memberikan atensi dan harapan sebagai berikut ;

Pertama, bentengi diri dan keluarga melalui peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kedua, laksanakan tugas dan fungsi sesuai kewenangannya secara optimal, yang berlandaskan pada moralitas, dedikasi dan ketulusan hati dalam bekerja serta tanggung jawab yang tinggi.

Ketiga, bagi para Komandan satuan agar megedepankan kepemimpinan lapangan yang penuh simpati dan keteladanan dengan senantiasa hadir di tengah-tengah anggota dan lingkungan satuan.

Keempat, bangun komunikasi dan kerjasama dengan Pemerintah Daerah, Polri dan komponen masyarakat lainnya pada setiap pelaksanaan tugas, guna mewujudkan daerah serta masyarakat yang aman dan sejahtera.

Kelima, cermati dan sikapi setiap perkembangan lingkungan yang terjadi di sekitarnya dengan arif dan hati-hati, khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai kearifan lokal dan adat istiadat setempat agar terhindar dari mispersepsi maupun salah paham dalam memberikan komentar sehingga kontra produktif dengan tujuan semula.

Baca juga:  Pembukaan LATKER I LISMENT F-16 di IWJ

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel