Berita

UPACARA BENDERA 17- AN DI LANUD REMBIGA

Dibaca: 5 Oleh 19 Mei 2011Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Sebagai salah satu komponen Negara, TNI Angkatan Udara terus tumbuh dan berkembang seiring dengan dinamika pembangunan nasional dan perkembangan lingkungan strategis, kekuatan udara merupakan salah satu komponen kekuatan yang dapat menjadi “detterent power” dalam upaya menyelesaikan konflik antar Negara. Untuk dapat membangun sebuah Angkatan Udara yang kuat tentunya tidak mudah dan memerlukan dukungan dana yang tidak sedikit. Keterbatasan anggaran Negara dan tingginya tingkat ketergantungan teknologi, menjadi salah satu pemeyebab tersendatnya upaya pembangunan TNI Angkatan Udara. Demikian sambutan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP yang dibacakan Komandan Lanud Rembiga Letkol Pnb Antariksa Anondo yang bertindak selaku inspektur upacara pada upacara 17- an bulan Mei 2011 hari rabu (18/5) bertempat dilapangan Upacara Lanud Rembiga.

Selanjutnya Kasau menambahkan, program pembangunan Angkatan Udara telah disusun dalam postur pembangunan Angkatan Udara sampai tahun 2024 serta kekuatan pokok minimum. TNI Angkatan Udara kedepan akan semakin bertambah kekuatannya yang mana sampai dengan kwartal pertama tahun 2012 yang akan datang. Diharapkan beberapa alutsista akan datang memperkuat jajaran TNI Angkatan Udara seperti pesawat Super Tucano dan Radar yang akan ditempatkan Soumlaki dan Timika. Selain itu Kasau mengingatkan kepada seluruh personil jajaran TNI Angkatan Udara untuk menerapkan budaya safety pada setiap pelaksanaan tugas untuk mencegah terjadinya incident maupun accident.

Baca juga:  OLAH RAGA BERSAMA KELUARGA BESAR LANUD TIMIKA

Di bidang yang lain Kasau menekankan, kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Udara, PNS dan keluarganya untuk selalu waspada terhadap kasus terror bom, pencucian otak dan perekrutan NII dengan terus mengikuti perkembangan masalah tersebut secara seksama sehingga tidak terjerumus dalam kegiatan tersebut yang merugikan diri sendiri, keluarga, satuan serta organisasi Angkatan Udara. TNI Angkatan Udara sebagai bagian integral TNI tetap komitmen kepada empat oilar bangsa Indonesia yaitu : Pancasila, UUD Tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Untuk itu TNI Angkatan Udara tidak segan-segan untuk menindak secara tegas bahkan tidak menutup kemungkinan untuk diberhentikan dengan tidak hormat apabila ada anggota yang coba-coba untuk mengkhianatinya.

Upacara bendera 17- an periode bulan Mei 2011 ini diikuti para pejabat staf Lanud Rembiga dan seluruh Perwira, Bintara, Tamtama serta PNS Lanud Rembida

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel