Berita

Upacara Bendera 17-an Di Lanud Sulaiman

Dibaca: 2 Oleh 18 Jul 2016Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Bagi prajurit TNI yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba akan diberikan sanksi berat, bahkan pemecatan sesuai aturan, karena itu ketaatan terhadap peraturan merupakan bentuk pengabdian tertinggi bagi prajurit. Demikian Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo mengatakan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Komandan Depo Pemeliharaan ( Dandepohar ) 40 Joseph Rizki, S.A.P., pada upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di lapangan Apel Depohar 40, Lanud Sulaiman, Kec. Margahayu, Kabupaten Bandung, Senin (18/7/ 2016).

“Perlu saya ingatkan kembali bahwa bulan ini merupakan batas akhir dari penekanan terhadap bahaya narkoba, sehingga apabila ada prajurit yang terlibat maka sanksi akan lebih berat”, tegas Panglima

Menyinggung masalah terorisme, Panglima TNI menyampaikan penekanan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI agar selalu tetap meningkatkan kewaspadaan melalui deteksi dan cegah dini serta meningkatkan pengamanan pangkalan, evaluasi masalah lingkungan asrama, pintu-pintu masuk dan sistem keamanan,

Disampaikan pula mengenai penyanderaan terhadap WNI oleh kelompok Abu Sayyaf yang berulang kali terjadi di perairan Filipina nan Malaysia, adalah kejadian yang tidak dapat ditolerir. “Kepada prajurit TNI, saya perintahkan untuk selalu siap mengahadapi segala kemungkinan, apabila TNI dilibatkan dalam upaya pembebasan sandera “, pinta Panglima.

Baca juga:  Danlanud Zam Tutup LDKS A-1 SMP Lenterahati

Diakhir amanatnya Panglima TNI juga menyampaikan pesan dalam menghadapi tantangan tugas TNI yang semakin berat, prajurit TNI harus senantiasa memegang teguh dan memedomani lima sifat TNI yaitu bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mempunyai keunggulan moral, mempunyai sifat pantang menyerah, rela berkorban dan mencintai rakyatnya.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel