Berita

UPACARA BENDERA 17-AN DI LANUD SULTAN HASANUDDIN

Dibaca: 2 Oleh 17 Jun 2014Tidak ada komentar
UPACARA BENDERA 17-AN DI LANUD SULTAN HASANUDDIN
#TNIAU 

Anggota Lanud Sultan Hasanuddin, Wing 2 Paskhas dan Batalyon Komando 466 Paskhas, baik militer dan Pegawai Negeri Sipil, Selasa (17/6) di lapangan Apel Lanud Sultan Hasanuddin melaksanakan Upacara Bendera 17-an dengan Inspektur Upacara Kadislog Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Tek Nyoman Suryawan mewakili Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Dody Trisunu.

Pangkoopsau II Marsekal Muda TNI Abdul Muis dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadislog Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Tek Nyoman Suryawan mengatakan, upacara bendera merupakan salah satu perwujudan semangat kebangsaan yang dilaksanakan secara rutin pada setiap Tanggal 17 bulan berjalan, selain untuk memupuk nilai-nilai nasionalisme dan kejuangan pada setiap diri prajurit dan Pns TNI Angkatan Udara jajaran Koopsau II, juga sebagai sarana untuk menyampaikan berbagai informasi aktual serta kebijakan yang berkembang untuk dapat benar-benar dipahami sebagai suatu upaya untuk dapat dipedomani di seluruh jajaran wilayah Koopsau II.

Menyinggung pelaksanaan Pilpres 2014, Pangkoopsau II menegaskan bahwa TNI Angkatan Udara harus tetap netral, berkaitan dengan dinamika yang sementara dan akan berkembang saat ini menjelang Pemilu Capres dan Cawapres RI Tanggal 9 Juli mendatang. Selanjutnya Pangkoopsau II menekankan, kepada seluruh prajurit dan PNS jajaran Koopsau II agar dapat menjauhkan diri dari berbagai pengaruh-pengaruh yang dapat mengkaitkan ketidaknetralan baik karena ada hubungan keluarga atau kerabat dengan salah satu tim sukses Capres dan cawapres, yang kesemuanya itu dimungkinkan dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung.

Baca juga:  Peringati Isra Miraj, Panglima Ajak Personel Koopsud II  Intropeksi.

Mengakhiri sambutannya Pangkoopsau II menyampaikan bahwa, berbagai kegiatan telah dapat diselesaikan sesuai dengan program yang telah ditetapkan, akan tetapi kita jangan cepat merasa puas dengan apa yang telah dicapai, melainkan perlu untuk terus melaksanakan evaluasi sekaligus dapat mengidentifikasi permalasahan yang timbul serta dapat dicarikan solusi pemecahannya yang terbaik.

Seperti yang kita sadari bersama, lanjut Pangkoopsau II, tantangan tugas TNI Angkatan Udara kedepan akan semaki kompleks dan dinamis serta keterbatasan anggaran masih menjadi bagian dari kendala yang kita hadapi, oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh personel Angkatan Udara untuk dapat berfikir kreatif dan kerja keras berikan yang terbaik dan lakukan tindakan nyata guna dapat mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara kedepan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel