Berita

Upacara Bendera 17-an di Lanud Sultan Hasanuddin

Dibaca: 2 Oleh 20 Jan 2014Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Program dan system TNI, pembinaan olah keprajuritan, serta sikap dan prilaku, dalam mewujudkan pembangunan TNI, termasuk upaya kita dalam mengeliminasi ego sektoral dalam rangka mewujudkan motto bersama rakyat TNI kuat serta upaya meningkatkan kepercayaan rakyat kepada TNI, yang saat ini rakyat percaya bahwa TNI telah semakin dekat dengan rakyat harus dijiwai dengan Reformasi Birokrasi TNI.

Demikian amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Dody Trisunu saat bertindak sebagai inspektur upacara Bendera 17-an, Jum’at (17/1) di Apron Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin yang diikuti oleh seluruh anggota Lanud Hasanuddin, Wing 2 Paskhasau, Batalyon 466 Paskhas dan Denhanud 472 Paskhas baik militer maupun pegawai negeri sipil.

Selanjutnya Panglima TNI menekankan untuk mengimplementasikan program reformasi birokrasi TNI di satuan masing-masing secara berkelanjutan pada aspek doktrin, struktur dan administrasi, khususnya aspek kultur dan mindset personel TNI, baik dari konteks tugas dan jabatan maupun dalam konteks peran TNI guna membangun komunitas sosial dengan masyarakat. Hal ini penting untuk menjadi modal bagi keberadaan TNI di tengah masyarakat dalam percepatan penyelesaian persoalan, baik bagi kepentingan pemerintah daerah maupun kepentingan TNI.

Baca juga:  Peringatan Sumpah Pemuda Coca-Cola Amatil Indonesia Gelar Coke Kicks

Pelajari peraturan perundangan di pusat dan daerah penekanan selanjutnya Panglima TNI, legitimasi optimalisasi peran TNI, seperti adanya instruksi Presiden nomor 2 tahun 2013 tentang pusat pengendalian sosial dan pusat pengendalian krisis, guna membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan, khususnya di wilayah perbatasan dan pulau terluar. Laksanakan evaluasi secara obyektip dan berikan masukan atau feed back kepada pimpinan TNI dari setiap program dan kegiatan yang diluncurkan, baik kemajuan yang dapat dicapai, maupun kendala yang dihadapi guna pemyempurnaan lebih lanjut.

“Tingkatkan hubungan kerja dan sinergitas usaha dengan pemerintah daerah dan Polri, baik dalam konteks tugas dan optimalisasi peran TNI, serta hal-hal lain bagi kepentingan organisasi. Saya ingatkan kembali bahwa para prajurit adalah motor dalam menciptakan stabilitas keamanan di daerah. Dalam kaitan tersebut, setiap statement, sikap dan tindakan mengandung konsekuensi moril politis dan hukum, terlebih dalam kaitan demokrasi, serta netralitas TNI dalam perpolitikan nasional” tegas Panglima TNI.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel