Berita

UPACARA BENDERA 17-AN DI LANUD SUPADIO

Dibaca: 3 Oleh 23 Mei 2010Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Kekuatan Angkatan Udara merupakan salah satu komponen kekuatan yang dapat menjadi “ Bargaining Power “ dalam upaya menyelesaikan konflik antar Negara. Namun disadari, bahwa untuk dapat membangun sebuah Angkatan Udara yang kuat tidaklah mudah dan memerlukan dukungan dana yang tidak sedikit.

 

Demikian Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP mengatakan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Komandan Lanud Supadio Kolonel Pnb Imran Baidirus S.E pada upacara bendera 17-an di Apron Lanud Supadio, Senin (17/5).

 

Lebih lanjut Kasau mengatakan, dalam kurun waktu 10 tahun kedepan, tantangan yang dihadapi TNI Angkatan Udara akan semakin berat. Kemajuan teknologi semakin pesat, peran kekuatan udara dalam perang modern makin diperlukan. Meskipun bagi bangsa indonesia, perang merupakan jalan terakhir yang harus ditempuh, namun menyiapkan diri untuk menjamin situasi yang damai. Oleh karenanya penguasaan teknologi bagi insan Angkatan Udara merupakan sesuatu yang mutlak kita kuasai.

 

Kita sadari bersama bahwa tidak mudah untuk dapat membangun kemampuan dan kekuatan TNI Angkatan Udara sesuai yang kita harapkan menuju “ the first class air force “ dihadapkan pada kondisi nyata saai ini. Namun demikian saya yakin dengan tekad kita bersama untuk berubah menuju hal-hal yang lebih baik akan mampu menjadi faktor penentu cita-cita yang kita harapkan yaitu TNI Angkatan Udara yang professional, effektif, effisien, modern dan handal, tambah Kasau.

Baca juga:  Latihan Bido Jelajah dan Static Show di Lanud Sutan Sjahrir

 

Upacara yang berlangsung khidmat diikuti seluruh satuan kerja di jajaran Lanud Supadio, Skadron Udara 1, Batalyon 465 Paskhas dan para Pegawai Negeri Sipil Lanud Supadio

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel