Berita

UPACARA BENDERA 17-AN DI LANUD SUPADIO

Dibaca: 0 Oleh 17 Sep 2010Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Mencermati perkembangan lingkungan strategis dilingkup nasional dan regional yang semakin dinamis akhir-akhir ini, dan sesuai dengan trend perkembangan tersebut maka harapan masyarakat terhadap TNI Angkatan Udara akan semakin tinggi, namun saya yakin bahwa dengan semangat dan dedikasi tinggi, yang selama ini telah ditunjukkan oleh segenap prajurit TNI Angkatan Udara, yang dijiwai oleh tekad dan semangat untuk berkarya hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini, Insya Allah kita akan mampu memenuhi harapan tersebut.

Demikian Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP. dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Komandan Batalyon 465 Paskhas Mayor Psk Rana Nugraha, S.E.  pada upacara bendera 17-an di Apron Lanud Supadio, Jumat (17/9). Sambutan dibacakan oleh Danyon 465 Paskhas dikarenakan Danlanud Supadio beserta Kadisops dan Danskadud 1 sedang melaksanakan penataran pelaku Merah di Jakarta dalam rangka persiapan latihan puncak TNI Angkatan Udara 2010 mendatang.

Lebih lanjut Kasau mengatakan, bahwa seiring dengan bergulirnya era reformasi dan demokratisasi saat ini yang dijamin oleh undang-undang, bahwa setiap warga negara mempunyai hak untuk menyampaikan gagasan dan pendapatnya. Saya garis bawahi dalam tradisi keprajuritan secara universal, ada kaidah-kaidah yang harus dipenuhi dalam menyalurkan ide, gagasan dan pemikirannya, yaitu peraturan perundang-undangan yang berlaku dan kode etik keprajuritan. Dalam tata kehidupan sebagai prajurit TNI koridornya sudah jelas yaitu UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta 8 Wajib TNI.

Baca juga:  Babinsa Angkasa Harus Patuhi Hukum Militer dan Jaga Kerarifan Lokal.

Sebelum  mengakhiri sambutannya Kasau menyampaikan beberapa hal untuk dipedomani : Pertama,  Pelihara terus soliditas dan solidaritas antar Kesatuan TNI dan dengan Kesatuan Samping demi suksesnya pelaksanaan tugas,  Kedua   Tingkatkan terus profesionalisme sebagai prajurit TNI AU, dengan berlatih dan belajar, dalam setiap melaksanakan penugasan, serta penguasaan teknologi menuju the first class air force, Ketiga,  Jangan pernah berhenti untuk mengutamakan dan memperhatikan keselamatan terbang dan keselamatan bekerja dalam setiap penugasan, dan terus minimalisir accident dan incident factor, Keempat Hayati dan pedomani Sapta Marga, Sumpah Prajurit serta 8 Wajib TNI dalam setiap langkah kehidupan sebagai prajurit TNI AU dan sebagai anggota masyarakat, Kelima Terus mantapkan dan tingkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan menjalankan ibadah sesuai syariat dan tuntunan agama yang saudara anut.

Upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh satuan kerja di jajaran Lanud Supadio, Skadron Udara 1, Batalyon 465 Paskhas dan Pegawai Negeri Sipil.  

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel