Berita

Upacara Bendera 17 – an di Lanud Suryadarma

Dibaca: 2 Oleh 19 Jul 2016Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Segenap anggota Lanud Suryadarma dan Kipan C Yonko 461 Paskhas melaksanakan upacara bendera 17-an dengan inspektur upacara Komandan Lanud Suryadarma, Marsma TNI Suparmono, yang dilaksanakan di Apron Skadron Udara 7 Lanud Suryadarma Kalijati. Senin (18/7).

Dalam sambutannya Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang dibacakan oleh , Komandan Lanud Suryadarma mengatakan bahwa para Prajurit dan PNS TNI adalah insan-insan yang bertakwa, setia, dan rela berkorban bagi bangsa dan negara. “Saya berharap, kesetiaan dan kerelaan berkorban ini tidak hanya berhenti sampai di sini, tetapi harus melekat erat sampai kapanpun dalam sanubari kita semua. Itulah karakter yang ditanamkan dalam diri kita sejak awal kita dididik menjadi seorang Prajurit maupun PNS TNI”. ungkapntya

Lebih lanjut dikatakan bahwa kondisi bangsa saat ini sedang mengalami persoalan multidimensional serta berbagai musibah, baik disebabkan oleh alam maupun karena ulah manusia, bahkan telah membuat masyarakat menjadi resah dan semakin menambah persoalan yang harus dihadapi bangsa Indonesia, antara lain berupa bencana alam seperti tanah longsor, banjir dan kebakaran hutan. “Untuk selalu mengingatkan kembali kepada segenap prajurit dan PNS TNI dimana saja berada dan bertugas harus peka dimana rakyat mengalami kesulitan. Itu merupakan panggilan tugas yang harus direspon dengan cepat tanpa menunggu perintah karena penanggulangan bencana berpacu dengan waktu, agar dapat meminimalis korban”.Tegas panglima TNI

Baca juga:  Pelatihan Pembangunan Karakter Bagi Capaja AAU Resmi Ditutup

Pada kesempatan ini juga Panglima TNI menekankan tentang penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu bentuk ancaman yang bertujuan untuk menghancurkan generasi muda bangsa (lost generations) yang sudah sangat memprihatinkan dan masif. Hal ini tentunya sangat membahayakan apabila prajurit TNI terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, mengingat TNI merupakan institusi pertahanan negara. “Saya tegaskan lagi, bagi prajurit TNI yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba akan diberikan sanksi berat, bahkan pemecatan sesuai aturan, karena itu ketaatan terhadap peraturan merupakan bentuk pengabdian tertinggi bagi prajurit”.tegas Panglima.

Sedangkan untuk menghadapi berbagai bentuk ancaman terorisme kita harus selalu waspada jangan sampai teror-teror yang terjadi di luar negeri masuk ke wilayah NKRI. Aksi terorisme tidak mengenal agama, terbukti di dekat masjid nabawi di madinah beberapa waktu lalu telah menjadi sasaran pengeboman. “Untuk itu saya tekankan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI agar selalu tetap meningkatkan kewaspadaan melalui deteksi dan cegah dini. Tingkatkan pengamanan pangkalan, evaluasi lagi masalah lingkungan asrama, pintu-pintu masuk dan sistem keamanan. Dalam menghadapi berbagai kemungkinan ancaman, TNI terus berupaya memperkuat kehadiran dan kemampuan di seluruh kawasan nusantara, khususnya pulau-pulau strategis dengan tujuan TNI harus mampu mempertahankan kedaulatan negara ini, sekaligus tetap memelihara hubungan baik dengan negara tetangga”.

Baca juga:  Danalanud Wiriadinata dan Ketum Pia A.G Cabang 7/D.I Ziarah di TMP Kusuma Bangsa

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel