TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

UPACARA BENDERA 17- AN DI LAPANGAN MERAH MAKORPASKHAS LANUD SULAIMAN

By 17 Apr 2014Berita
BAE-IAF_0214

TNI sesungguhnya dibangun untuk mengemban tugas dan peran strategis dalam mengantisipasi ancaman dari luar, tetapi bagi prajurit TNI sama sekali tidak menginginkan adanya kelompok-kelompok tertentu yang berupaya mengganggu stabilitas serta mengancam keamanan bangsa dan negara. Dalam kaitan tersebut, TNI bertekad kuat dengan segala resiko apapun untuk mengambil langkah-langkah tegas di dalam rangka mengawal demokrasi serta mengamankan bangsa dan negara.

Demikian amanat Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Marsudiranto W.,M.Si (Han) saat bertindak selaku Inspektur upacara pada upacara bendera 17-an yang dilaksanakan di lapangan merah Korpaskhas Lanud Sulaiman. Upacara tersebut diikuti satuan jajaran insub personel baik perwira, bintara, tamtama, maupun PNS.

Dalam konteks mengamankan jalannya pemilu, guna menjaga stabilitas, TNI telah mengerahkan kekuatan 35.029 personel yang berada pada posisi siaga penuh hingga berakhirnya tahapan pemilu 2014, yang diformat dalam tiga lapisan kekuatan. Kita patut bersyukur, pemilu legislatif telah terlaksanan dengan lancar, tertib, aman dan damai.

Karenanya, Panglima TNI menginstruksikan TNI agar tidak ragu-ragu didalam mengantisipasi kecenderungan perkembangan situasi bagi jalannya demokrasi. Panglima pun menginstruksikan pula kepada seluruh pimpinan satuan di jajaran TNI untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas pengamanan pemilu legislatif dalam rangka penyempurnaan tugas pada tahapan pemilu berikutnya, baik yang terkait dengan tugas perbantuan distribusi logistik pemilu, maupun tugas pengamanan pemilu. “Pedomani kebijakan format pengerahan kekuatan dalam tugas tersebut serta patuhi prinsip penugasan kontak langsung,” kata Danlanud saat membacakan amanat Panglima TNI.

Panglima TNI pun menekankan untuk tetap pada komitmen netralitas TNI, serta pedomani prosedur tetap yang telah digariskan oleh pimpinan TNI dalam melaksanakan tugas pengamanan pemilu. pada sisi lain, saya tekankan dan saya tegaskan kepada seluruh prajurit bahwa komando kendali TNI sepenuhnya berada di tangan panglima TNI, sehingga tidak ada prajurit TNI yang blok-blokan terhadap aliran-aliran politik apapun, sebagaimana isu yang berkembang di media massa baru-baru ini.

Menyinggung konteks tugas struktural, kita memiliki tugas yang bersifat operasional dan administrasi, yang harus kita selesaikan seiring dengan berjalannya tugas pengamanan pemilu 2014. Laksanakan evaluasi secara benar pada setiap triwulannya dan kembangkan kapasitas dalam membangun akses atau jejaring kerja yang seluas-luasnya guna mengikuti kecenderungan perkembangan lingkungan. Optimalkan sumber daya yang dimiliki pada semua strata karena sekecil apapun peran dan tugas para prajurit dan pns TNI adalah penentu bagi keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas TNI. 

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

UPACARA BENDERA 17- AN DI LAPANGAN MERAH MAKORPASKHAS LANUD SULAIMAN