Berita

Upacara Bendera 17 September di Mako Koharmatau

Upacara Bendera 17 September di Mako Koharmatau
#TNIAU 

TNI AU. Wakil Komandan Koharmatau Marsekal Pertama TNI Hadi Suwito, S.E,. menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Bendera 17 an se-Bakorda kota Bandung di Lapangan Apel Mako Koharmatau Senin (17/09).   Komandan Koharmatau dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wadan Koharmatau menyampaikan bahwa Upacara Bendera  bulanan  yang secara rutin kita laksanakan memiliki makna yang sangat penting, salah satunya yaitu sebagai sarana konsulidasi bagi pimpinan untuk menyampaikan berbagai informasi aktual dan kebijakan yang harus diketahui oleh seluruh anggota.     Hal tersebut tentunya perlu kita  wujudkan dalam bentuk kinerja yang tinggi, sesuai bidang tugas dan lingkup tanggung jawab masing-masing.

Pada kesempatan ini pula Komandan Koharmatau mengucapkan terimakasih  yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan PNS yang telah turut serta mendukung dan mensukseskan jalannya perhelatan akbar yang berskala Nasional dan Internasional yaitu pemecahan rekor dunia senam poco-poco  digelar di lapangan Monas Jakarta 5 agustus,  perhelatan akbar Asian Games ke 18, yang telah  dilaksanakan pada tanggal 18 agustus s.d 2 september 2018 di Jakarta dan Palembang, dan  pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) tari gemu famire secara kolosal, dihelat di lapangan Brigif Cimahi Bandung, Selasa 4 September dengan mengerahkan 15.335 orang prajurit TNI/Polri, PNS, Ibu  Dharma Pertiwi, masyarakat, mahasiswa dan pelajar se-bakorda bandung  dengan berperan aktif dan membantu mempromosikan kepada seluruh komponen bangsa dan masyarakat pada umumnya.

Pada bagian lain Komandan juga mengingatkan dan mengajak  bahwa pada saat yang hampir bersamaan ada hal yang cukup memprihatinkan dan perlu mendapat perhatian kita bersama adalah peristiwa duka diawal bulan agustus yang mendera saudara kita di Lombok ( NTB ), guncangan gempa telah mengakibatkan ratusan orang tewas serta memporak–porandakan ribuan tempat tinggal dan sarana prasarana umum, sehingga puluhan ribu orang harus tinggal di pengungsian.    Untuk  berdo’a semoga segala penderitaan yang terjadi segera cepat teratasi, serta kepada seluruh prajurit dan PNS sekalian hendaknya dapat berempati dengan mengulurkan tangan untuk dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah tersebut dengan kemampuan masing-masing.

Lebih lanjut Komandan memerintahkan bahwa dalam menghadapi tahun politik, kita harus tetap waspada dan siap siaga dalam mengantisipasi perkembangan situasi agar kita tidak terdadak oleh tindakan pihak-pihak yang bertanggung jawab, khususnya menjelang pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019 yang sudah memasuki tahap awal.    Kepada seluruh prajurit dan PNS  untuk selalu memegang teguh netralitas TNI, sesuai dengan konstitusi bahwa  tidak memihak atau memberi dukungan dalam bentuk apapun kepada kontestan.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel