Berita

Upacara Bendera 17an di Lanud Sulaiman

UPACARA BENDERA 17-AN DI LANUD SULAIMAN
#TNIAU 

TNI AU. LANUD SLM. Berbagai tantangan selama kurun waktu 2019 berhasil kita atasi dengan baik. Namun bukan berarti kemudian kita terlena. Merupakan tanggung jawab kita untuk terus menerus meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam melaksanakan tugas pokok. Tuntutan kesiagaan tersebut terbukti saat terjadi bencana alam di beberapa daerah tepat saat pergantian tahun. Demikian pula dengan permasalahan baik di Laut Natuna Utara yang eskalatif maupun separatisme di Papua.

Demikian salah satu amanat yang disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Komandan Depohar 40 Sulaiman Kolonel Lek M. Ikhsan saat bertindak selaku Inspektur Upacara pada upacara bendera 17-an yang dilaksanakan di lapangan apel Staf 2 Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, yang diikuti personel baik perwira, bintara, tamtama, dan PNS, Jum’at (17/01/2020) baik dari Lanud maupun satuan Depohar 40 dan 70, Makorpaskas, dan Pusdiklat Paskhas.

“Oleh karena itulah, pengembangan organisasi TNI dengan mengedepankan pendekatan tri matra terpadu telah mulai dijalankan. Demikian pula dengan sinergi dan kerja sama erat dengan instansi terkait akan terus dilaksanakan,“ kata Irup saat membacakan amanat Panglima TNI yang juga menyampaikan bahwa tahun 2020 ini kita akan kembali mengawal dan menyukseskan Pilkada serentak di 270 wilayah. Tentunya kita bertekad untuk menjamin agar pesta demokrasi tersebut berjalan aman, lancar, dan sukses. Selain itu, TNI harus tetap mewaspadai potensi-potensi ancaman lainnya, termasuk bencana alam.

Diakhir amanat, Panglima TNI menyampaikan lima penekanan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas, yaitu pertama  dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas. Kedua, tingkatkan profesionalisme perorangan dan satuan agar tugas terlaksana secara optimal. Ketiga, laksanakan koordinasi, sinergi, dan kerja sama yang baik dengan instansi lain dengan berbagai komponen yang ada di masyarakat. Keempat, bangun kewaspadaan melalui deteksi dini dan cegah dini, terhadap kecenderungan kerawanan yang mungkin terjadi, dan kelima perkokoh kemanunggalan dengan rakyat karena darma bakti TNI dipersembahkan hanya untuk rakyat.

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel