Berita

UPACARA BENDERA BULAN MEI DI LANUD SUPADIO

Dibaca: 4 Oleh 18 Mei 2011Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Pada bulan Mei, ada dua momentum penting yang mewarnai perjalanan sejarah bangsa Indonesia yaitu hari pendidikan nasional dan hari kebangkitan nasional. Ditengah-tengah situasi semakin lemahnya tali perekat rasa kebangsaan maupun semangat Nasionalisme bangsa Indonesia, saya mengajak seluruh prajurit dan PNS TNI untuk mengenang peristiwa kebangkitan nasional yang dipelopori DR. Sutomo pada tanggal 20 Mei 1908 silam.

Demikian amanat tertulis Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E yang dibacakan Kepala Dinas Logistik (Kadislog) Lanud Supadio Letkol Tek Chandra Komar yang mewakili Danlanud Supadio pada upacara bendera bulan Mei di Apron Lanud Supadio, Rabu (18/5).

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan jadikan momentum hari kebangkitan nasional tersebut untuk merevitalisasi semangat kebangsaan dengan harapan agar rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan serta nasionalisme bangsa Indonesia semakin hari akan semakin kuat.

“Melalui sistem pendidikan nasional yang baik perlu diteguhkan kembali komitmen seluruh komponen bangsa Indonesia untuk selalu mempertahankan keempat pilar yang menjadi konsesus dasar bangsa Indonesia dalam berbangsa dan bernegara yakni, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” tegas Panglima TNI.

Baca juga:  Alumni Akademi Angkatan Udara Tahun 1988 (Bagaskara 88) Peduli Lawan Covid 19

Menyingggung masalah situasi negara, Panglima TNI mengatakan bangsa Indonesia menghadapi ancaman yang cukup serius terkait dengan terorisme, radikalisme, konflik horizontal maupun semakin masifnya gerakan Negera Islam Indonesia dalam melakukan rekrutmen terhadap masyarakat.

“Ancaman tersebut tidak boleh dibiarkan sampai berlarut-larut karena di sampng dapat mengurangi kewibawaan pemerintah juga sangat mengganggu ketenangan masyarakat yang pada muaranya dapat menimbulkan keresahan sosial,” tegas Panglima TNI.

TNI sebagai garda terdepan, lanjut Panglima TNI, dan sekaligus sebagai benteng terakhir bangsa harus senantiasa menjungjung tinggi komitmen untuk mempertahankan dan membela keempat pilar yang menjadi konsensus dasar dalam berbangsa dan bernegara.

Walaupun pada upacara bendera disertai hujan gerimis namun tetap berlangsung khidmat. Upacara yang rutin dilaksanakan setiap bulan ini diikuti oleh para pejabat dan anggota dijajaran Lanud Supadio, Skadron Udara 1, Batalyon 465 Paskhas dan para Pegawai Negeri Sipil.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel