Berita

Upacara Bendera di Lanud Supadio PANGLIMA TNI INGATKAN BAHAYA CYBER NARCOTERORISM

Upacara Bendera di Lanud Supadio  PANGLIMA TNI INGATKAN  BAHAYA CYBER NARCOTERORISM
#TNIAU 

TNI AU. Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan seluruh prajurit TNI dan Aparatur Sipil  Negara (ASN) di jajarannya akan bahaya gerakan cyber narcoterorism.yang dapat mengancam peradapan dan kelangsungan hidup bangsa Indonesia. Gerakan kelompok cyber narcoterorism merupakan gerakan yang menggunakan dunia maya sebagai wahana menyebarkan berbagai informasi sesat, mengedarkan dan menyalahgunakan narkotika yang hasilnya untuk membiayai kegiatan terorisme.

Oleh karena itu Panglima TNI meminta seluruh prajurit dan ASN TNI agar memiliki kesadaran yang tinggi dalam penggunaan media sosial, baik pribadi maupun untuk kedinasan. Demikian salahsatu pesan yang disampaikan Panglima TNI pada amanat tertulisnya  yang dibacakan Danlanud Supadio, Marsma TNI Minggit Tribowo, S.IP pada upacara bendera yang berlangsung di  Main apron Lanud Supadio, Senin (17/7).

“Gerakan Cyber Narcoterorism menjadi musuh utama bangsa Indonesia saat ini, bahkan menjadi musuh bangsa-bangsa di dunia.  Oleh sebab itu, kepada seluruh prajurit, ASN dan keluarga besar TNI, saya minta kesadaran yang tinggi dalam menggunakan media sosial baik pribadi maupun kedinasan.  Batasi penggunaan handphone, smartphone dan media elektronik lainnya dari hal-hal yang tidak penting,” demikian disampaikan Panglima TNI.

Lebih lanjut disampaikan bahwa, gerakan Cyber Narcoterorism menggunakan berbagai situs terkemuka seperti you tube, twitter dan face book yang digunakan sebagai wahana penyebaran pemikiran, perekrutan dan berbagai informasi untuk kepentingan kelompoknya.

“Jangan mudah percaya terhadap berita bohong, dan percayalah kepada komandan satuan. Prajurit dan ASN TNI harus cerdas, dan cermat serta pandai memilah dalam memilih berita yang positif dan bermanfaat,” tegas Panglima TNI.

Upacara bendera yang diselenggarakan Lanud Supadio ini merupakan upacara bulanan setiap tanggal 17, adapun yang bertindak sebagai petugas upacara adalah prajurit Batalyon Komando 465 Paskhas dengan Komandan Upacara Mayor Sus Ardian.

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel