Berita

Upacara Bendera di Makodiklatau

Dibaca: 5 Oleh 21 Mar 2017Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Personel Makodiklatau dan satuan jajaran yang ada di Jakarta baik militer maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) melaksanakan upacara tujuh belasan. Upacara yang dilaksanakan.  lapangan apel Makodiklatau, Jumat, (17/3) dipimpin langsung Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Udara (Dankodiklatau) Marsda TNI Eko Suprianto, S.E., M.M. bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sementara Letkol Kal Suparmianto dipercaya sebagai Komandan Upacara (Danup).

Upacara diawali dengan laporan Danup, pengibaran sang Merah Putih, pembacaan UUD 1945, pengucapan Sapta Marga dan Pembacaan Panca Prasetya Korp Pegawai Negeri Sipil ini juga diikuti Wadankodiklatau Marsma TNI Irawan Nurhadi, Dirjian Marsma TNI Sri Mulyo Handoko, Dirdok Marsma TNI Anwar Kosim dan Dirdiklat Kolonel Pnb Andjar Sungkowo serta para pejabat staf, berlangsung hikmat dan lancar.

Dankodiklatau Marsda TNI Eko Suprianto, S.E., M.M dalam sambutan tertulinya mengatakan, bahwa upacara tujubelasan jangan diartikan suatu kegiatan rutin semata, namun memiliki arti penting karena mengingatkan generasi muda atas perjuangan para pahlawan dan para pendahulu yang rela bekorban akhirnya mampu melahirkan NKRI pada tanggal 17 Agustus 1945. Untuk itu peristiwa bersejarah ini, hendaknya dapat mendorong untuk memupuk jiwa nasionalisme, disiplin dan jiwa korsa, sekaligus sebagai upaya untuk membina persatuan dan kesatuan serta rasa kekeluargaan, sehingga dapat menyelesaikan setiap tugas yang dipercayakan dengan sebaik-baiknya.

Baca juga:  Air To Air Refueling Skadron Udara 12 Lanud Rsn

Dengan perubahan status Kodikau menjadi Kodiklatau, lanjut Dankodiklatau, maka beban tugas juga semakin bertambah, hal tersebut hendaknya bukan menjadi beban, tetapi jadikan semangat dalam memantapkan tekad untuk menghadapi tugas berat dan tantangan baru di masa mendatang. Selain itu keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kualitas dan kuantitas sumber daya manusia semata, yang lebih menentukan adalah kemantapan jati diri dan loyalitas yang utuh dari segenap personel Kodiklatau dan satuan jajarannya.

Mengakiri sambutannya Dankodiklatau mengingatkan kembali kepada seluruh personel kodiklatau dan satuan jajaran untuk tidak mencoba bermain dengan obat-obatan terlarang seperti Narkoba, pimpinan tetap akan mengambil tindakan tegas kepada siapapun yang terlibat, bahkan yang terbukti menggunakan maupun mengedarkan akan diberhentikan dengan tidak hormat sehingga yang bersngkutan tidak mempunyai hak untuk menjadi TNI maupun PNS.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel