Berita

Upacara Hari Jadi ke 64 TNI di kabupaten Belitung

Dibaca: 3 Oleh 17 Mei 2010Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Puncak perayaan HUT TNI ke 64 senin, 5 Oktober 2009 di Kabupaten Belitung dilaksanakan di halaman Gedung Nasional Tanjungpandan Belitung. Selaku inspektur upacara Dandim 0414 Belitung letkol Czi Jangkung. Peserta yang hadir dalam upacara ini terdiri dari perwira TNI-Polri Bintara Tamtama, Polres, PNS kab Belitung, Satpol PP,Paskib dan juga para tamu undangan muspida belitung.

 

Panglima TNI dalam amanatnya yang di bacakan inspektur upacara Letkol Czi Jangkung mengatakan hari jadi ke-64 TNI tahun 2009 ini diwarnai dengan suasana duka yang mendalam serta rasa prihatin, sedih dan haru karena tanggal 30 September lalu telah terjadi musibah gempa bumi yang mengguncang Sumatra Barat dan telah mengakibatkan korban jiwa dan harta benda.

 

Profesionalisme TNI tentu tidak dapat bertumpu hanya pada sikap dan jiwa patriotisme

prajurit, tetapi perlu ketersediaan sarana prasarana dan peralatan yang mencukupi, terutama Alat Utama Sistem Senjata atau Alutsista. TNI menyadari bahwa ketersediaan Alutsista tidak serta merta dapat memenangkan peperangan, namun pada era kemajuan teknologi persenjataan saat ini, sulit untul meraih keberhasilan tanpa peralatan yang memadai.

Baca juga:  Letkol Nav Saeful Rakhmat jabat Kadepjuang Sekkau

 

Menurut Panglima TNI prajurit profesinal adalah mereka yang memiliki kemahiran menguasai teknis kemiliteran, termasuk kemahiran mengawaki, atau menggunakan dan mengoperasikan peralatan canggih dan modern. Dengan dilandasi disiplin yang tinggi dan kesadaran total akan jatidirinya,serta didukung Alutsista yang memadai maka TNI senantiasa handal dalam melaksanakan tugas pokoknya; menegakkan kedaulatan Negara, mempertahankan keutuhan wilayah, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, jelas Panglima TNI.

 

Upacara diakhiri dengan acara tambahan, yakni bongkar pasang senjata laras panjang ss1dan pistol P2 buatan pindad dengan mata tertutup yang di lakukan oleh personil lanud tanjungpandan dengan cepat dan benar. bongkar pasang senjata dengan mata tertutup ini di maksudkan misal dalam keadaan perang dan situasi gelap setiap prajurit harus bisa mengoperasikan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel