Berita

UPACARA HUT KE-66 TNI AU BAKORDA BANDUNG

Dibaca: 12 Oleh 09 Apr 2012Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Lapangan upacara Depohar 10 Lanud Husein Sastranegara kembali dimeriahkan dengan diselenggarakannya upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 Angkatan Udara. Diikuti empat batalyon pasukan yang terdiri dari pasukan Pamen, Pama, Bintara dan Tamtama, Batalyon bersenjata, serta Gabungan batalyon PNS, Mahasiswa Universitas Nurtanio (Unnur), Mahasiswa Bandung Pilot Academy (BPA), Siswa SMA Angkasa, dan Pramuka Saka Dirgantara, Jumat (9/4).

Seluruh jajaran TNI AU menyambut bertambahnya usia ini dengan berbagai rangkaian kegiatan antara lain pertandingan olahraga seperti bowling, volly ball, bulutangkis, tenis meja dan tenis lapangan. Selain olahraga kegiatan bakti sosial berupa donor darah, yang telah dilaksanakan beberapa minggu lalu dan dapat mengumpulkan sekitar 300 labu darah, bekerja sama dengan PMI Kota Bandung, korve di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, Bulan Disiplin serta ziarah di Taman Makam Pahlawan Cikutra.

Rangkaian acara dalam rangka memperingati HUT ke-64 TNI AU wilayah Bakorda Bandung ditutup dengan diselenggarakannya upacara di apron Lanud Husein Sastranegara. Menurut Koordinator Upacara, Mayor Adm Samsudin, yang bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Wakil Komandan (Wadan) Komando Pemeliharaan Materiil TNI AU (Koharmatau) Marsekal Pertama TNI M. Yunus serta Komandan Upacara Mayor Lek Asep Supriatna yang sehari-hari menjabat Kepala Sentral Komunikasi (Kasenkom) Lanud Husein Sastranegara. Sementara Pengucap Sapta Marga oleh Letda Tek Arifendi S., yang saat ini masih melaksanakan tugas belajar di Institut Teknologi Bandung Jurusan Teknik Penerbangan.

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wadan Koharmatau menyatakan bahwa Sebagai bagian integral dari Tentara Nasional Indonesia yang lahir dan berdiri tegak menjadi garda bangsa, Angkatan Udara bertugas mengawal Kedaulatan negara dan kehormatan bangsa di udara. Artinya, ruang di atas wilayah daratan dan perairan Nusantara yang luasnya hampir 8 juta kilometer persegi merupakan ruang yang dijaga dan diamankan, sekaligus tempat bagi Angkatan Udara melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Perkembangan lingkungan strategis serta pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan, maupun meluasnya penggunaan wahana dirgantara untuk berbagai tujuan baik saat ini dan dimasa depan, mengakibatkan tantangan yang dihadapi Angkatan Udara semakin berat.

Tanggung jawab Angkatan Udara sebagai bagian integral dari TNI, tidak ringan dalam menegakkan hukum dan menjaga kedaulatan negara di udara yuridiksi nasional. Suatu tugas yang berat mengingat luasnya wilayah Indonesia yang secara geografis sangat strategis dalam percaturan global antar negara.

Eksistensi TNI Angkatan Udara dalam menjalankan tugasnya tidak ditentukan oleh satu unsur, melainkan dari berbagai unsur yang menyatu secara sinergis serta bersama-sama dan saling bahu membahu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Jika satu unsur tidak bekerja secara maksimal maka berpengaruh terhadap sistem lain yang akhirnya akan menggagalkan suatu tugas yang akan dilaksanakan.

Baca juga:  Pia Ardhya Garini Cabang 14/D.I Lanud Sutan Sjahrir Ziarah ke TMP Kusuma Negara Lolong Padang

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel