Berita

UPACARA HUT KE-66 TNI AU DI LANUD TIMIKA

Dibaca: 39 Oleh 12 Apr 2012Tidak ada komentar
UPACARA HUT KE-66 TNI AU DI LANUD TIMIKA
#TNIAU 

Lanud Timika memperingati Hari Ulang Tahun ke-66 TNI Angkatan Udara yang jatuh pada setiap tanggal 9 April dengan menggelar upacara yang dilaksanakan di Lapangan upacara Lanud Timika serta bertindak selaku Irup Upacara adalah Komandan Lanud Timika Letkol Pnb Riadi Widyoko yang dilaksanakan dengan lancar dan penuh hikmat, Senin (9/4).

Upacara ini dihadiri oleh para undangan dari semua unsur pemerintahan kabupaten Mimika, para undangan TNI/POLRI serta rekanan, pasukan dari TNI/POLRI serta SAR Timika. dan bertindak sebagai komandan upacara adalah Lettu Lek Prima Hardiansyah.

Dalam sambutan Kasau yang dibacakan Danlanud menyampaikan bahwa sebagai bagian integral dari Tentara Nasional Indonesia yang lahir dan berdiri tegak menjadi garda bangsa, Angkatan Udara bertugas mengawal kedaulatan negara dan kehormatan bangsa diudara. Artinya, ruang diatas wilayah daratan dan perairan nusantara yang luasnya hampir 8 juta kilometer persegi merupakan ruang yang harus dijaga dan diamankan sekaligus tempat bagi Angkatan Udara dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabannya.

Angkatan udara lahir ditengah-tengah kancah perjuangan dan bersama dengan komponen bangsa lainya berjuang bahu membahu mempertahankan kemerdekaan kesatuan republik indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 agustus 1945. Modal awal yang melahirkan Angkatan Udara saat itu adalah semangat juang dan kerelaan berkorban tanpa pamprih sehingga meskipun peralatan yang digunakan masih sangat sederhana namun Angkatan Udara tetap mampu berkiprah sebagai salah satu kekuatan perjuangan bangsa.

Perjalanan sejarah Angkatan Udara pada era 1960-an dengan kesiapan pesawat buru sergap, pemboman strategis, pemboman taktis, pesawat angkut dan sejumlah radar yang dimiliki Angkatan Udara saat itu, merupakan Angkatan udara yang disegani. Berdasarkan catatan sejarah, ada satu hal yang pantas digarisbawahi, bahwa Angkatan Udara mampu memelihara dan mengoperasikan alat utama sistem senjata udara, baik yang berasal dari negara barat maupun timur.

Nilai historis yang dapat kita ambil dari pengalaman dan peristiwa yang di alami para pelopor, sesepuh dan pendahulu di masa lalu dalam membangun TNI Angkatan Udara mengawal sejarah perjalanan bangsa, adalah semangat pantang menyerah dan dedikasi tinggi sebagai salah satu komponen bangsa serta rela berkorban untuk tanah airnya.

Tanggung jawab Angkatan Udara sebagai bagian integral dari TNI, tidak ringan dalam menegakkan hukum dan menjaga kedaulatan negara di udara yuridiksi nasional. Suatu tugas yang berat mengingat luasnya wilayah indonesia yang secara geografis sangat strategis dalam percaturan global antar negara. Dengan keterbatasan dukungan dan alutsista yang ada, kita harus dapat mengelola sumber daya secara maksimal dengan penuh disiplin serta mempunyai komitmen untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan operasional TNI Angkatan Udara.

TNI Angkatan Udara harus memiliki kemampuan, tekad dan komitmen untuk dapat mewujudkan hasil capaian yang maksimal. Disadari bahwa menjaga kondisi alat utama sistem senjata udara agar tetap siap operasional tentu bukan masalah yang mudah karena berkaitan dengan kesiapan seluruh komponen Angkatan Udara yang berupa kesiapan personil, pangkalan udara, pesawat udara dan sebagainya.

Eksistensi TNI Angkatan Udara dalam menjalankan tugasnya tidak ditentukan oleh satu unsur, melainkan dari berbagai unsur yang menyatu secara sinergi serta bersama-sama dan saling bahu membahu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Jika satu unsur tidak bekerja secara maksimal maka berpengaruh terhadap sistem lain yang akhirnya akan menggagalkan suatu tugas yang akan dilaksanakan. Untuk itu, kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Udara dimanapun berada dan bertugas, agar dalam melaksanakan tugas saling bersinergi dan saling bekerjasama serta bahu membahu dalam memberikan kontribusi positif untuk kemajuan TNI Angkatan Udara menjadi the first class air force. Tunjukan bahwa personil TNI Angkatan Udara adalah insan dirgantara yang mengerti dan memahami akan tugas dan tanggungjawabnya dalam menjaga pertahanan negara di udara.

Baca juga:  Skadron Udara 17 Raih Juara Umum pada Perlombaan Antar Satuan

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel