Berita

UPACARA HUT KE 66 TNI DI PANGKALAN UDARA SURYADARMA

Dibaca: 5 Oleh 05 Okt 2011Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Komandan Pangkalan Udara (Lanud) Suryadarma Kolonel Pnb H Dumex Dharma, S AP, M Si (Han) bertindak sebagai Irup pada Upacara HUT ke 66 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Pangkalan Udara (Lanud) Suryadarma, Kalijati Subang, Rabu (5/10). Upacara diikuti seluruh personel Lanud Suryadarma dan Wingdik Tekkal dengan kekuatan satu Kompi Gabungan Perwira, Satu Kompi Personel Skadron Udara 7, Satu Kompi Gabungan Bintara/Tamtama POM AU dan Korpaskhas, Satu Kompi Gabungan Bintara/Tamtama Lanud dan Wingdik Tekkal, Satu Kompi Siswa Wingdik Tekkal dan Satu Kompi PNS serta satu Kompi Siswa SMK Angkasa. Bertindak sebagai Komandan Upacara Kapten Pnb Yanuar, Dan Flight Ops Skadron Udara 7.

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Inspektur Upacara, Kolonel Pnb H Dumex Dharma, S SP, M Si (Han) mengatakan, kita patut bersyukur, dalam usianya yang ke-66 tahun ini, TNI tampil dengan postur yang semakin solid dan profesional, serta berkemampuan untuk menjalankan tugas dan pengabdiannya, dalam rangka mengibarkan sang merah putih di seluruh penjuru tanah air yang kita cintai. Untuk itu, kata Panglima “ Atas nama pimpinan TNI, menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI, yang telah memberikan pengabdian terbaiknya dengan penuh disiplin, dedikasi dan loyalitas yang tinggi, kepada rakyat, bangsa dan negara indonesia.

Baca juga:  LATGANDA SISWA SEMABA TNI AU ANGKATAN KE 39

“Pengabdian terbaik TNI, sejak awal perang kemerdekaan hingga saat ini, yang rela mengorbankan jiwa dan raga dan ditandai dengan gugurnya puluhan ribu prajurit sebagai pahlawan kusuma bangsa, dan pada hakekatnya adalah merupakan bukti atas komitmen kesetiaan dan pengabdian tulus prajurit TNI kepada bangsa dan negaranya “ tegas Panglima.

Dikatakan, TNI lahir dari pangkuan rakyat di tengah kancah perjuangan menegakkan kedaulatan bangsa dan negara, karena itu, TNI adalah tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara nasional. Sebagai tentara rakyat, TNI hanya berpihak kepada kepentingan seluruh rakyat dan negara. Kemudian sebagai tentara pejuang, TNI tidak akan pernah berhenti dalam berjuang mewujudkan cita-cita bangsa. Sedangkan sebagai tentara nasional, TNI akan membela kepentigan negara diatas kepentingan daerah, suku, ras, dan golongan agama. Disatu sisi TNI dituntut menjadi tentara profesional. Sebagai tentara profesional ini, segenap prajurit TNI berupaya untuk terus menerus meningkatkan kinerja dan kemampuan profesionalismenya dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya.

Tema yang diusung pada peringatan kali ini adalah “dengan keterpaduan dan profesionalisme, tni bersama komponen bangsa siap menjaga dan menegakkan kedaulatan serta keutuhan NKRI ”.

Baca juga:  Personel Lanud Sjamsudin Noor Laksanakan Latihan Permildas

Dengan demikian kata Panglima, tema ini merefleksikan niat, tekad dan semangat seluruh keluarga besar TNI untuk berbuat dan berkarya dengan lebih baik, lebih berkualitas dan lebih berkapasitas. Dan ini dapat dimaknai sebagai komitmen dan upaya TNI untuk meningkatkan bahwa seluruh komponen bangsa dan setiap warga negara memiliki tanggung jawab dalam pembelaan negara. “ Bagi TNI, keterpaduan khususnya kerjasama antar matra, dan peningkatan profesionalisme, serta kemanunggalannya bersama rakyat, adalah kunci kekuatan strategis dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan negara.

Menyinggung peran TNI , Panglima menegaskan bahwa TNI mengemban tugas pemeliharaan perdamaian di berbagai konflik di dunia. Di samping itu TNI juga melaksanakan berbagai tugas, untuk membantu masyarakat mengatasi kesulitan atau kedaruratan tertentu, seperti bencana alam.

Sedagkan untuk peningkatan kesejahteraan Prajurit dan modernisasi Alut Sista ditahun 2012, menurut Panglima bakal ada kenaikan. Upaya ini penting, mengingat keberadaan alutsista yang modern dan kesejahteraan prajurit yang makin meningkat, akan dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas tni, termasuk meningkatkan moril para prajurit kita, dalam rangka mengemban tugas-tugas yang diberikan oleh negara.

Baca juga:  Aanwijzing Bangfas di Lanud Sulaiman

Seusai upacara sebagai acara tambahan dimeriahkan dengan demo simulasi pembebasan sandera oleh Team dari Kompi BS Paskhasau dengan Dan Tim Serka Eko Bayu dan tiga buah pesawat Helikopter EC 120B Colibri dengan pilot Letkol Pnb Sapuan, S Sos, Dan Skadron Udara 7 sebagai Leader. Simulasi tersebut menampilkan gerakan-gerakan yang sudah dilatihkan selama ini antara lain Air Landed untuk menurunkan Pasukan mendekati daerah pertempuran.

Hadir dalam acara ini Dan Windik Tekkal Kolonel Tek Agus Sulianto, Pejabat Pangkalan Udara Suryadarma dan Wingdik Tekkal, pejabat Militer dan Muspida Kab Subang, Pejabat Muspika Kecamatan Kalijati, serta tamu undangan lainnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel